DPC GMNI Kefamenanu Desak Polres TTU Tangkap Pelaku Penganiayaan Terhadap Kadernya

- Penulis

Senin, 22 November 2021 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GMNI Kefamenanu, Francis Cristiano Ratrigis (Merah), Saat Memimpin Aksi (Foto: Yuven Abi/Savanaparadise.com)

Ketua GMNI Kefamenanu, Francis Cristiano Ratrigis (Merah), Saat Memimpin Aksi (Foto: Yuven Abi/Savanaparadise.com)

Kefamenanu, Savanaparadise.com,- 
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu, mendesak Kapolres TTU segera menangkap preman pelaku penganiayaan terhadap kader GMNI.

Desakan ini disampaikan GMNI atas tindakan tak terpuji yang dipertontonkan oleh oknum tak bertanggungjawab dengan melakukan serangan secara membabi buta kepada kelompok mahasiswa GMNI yang baru selesai menggelar salah satu kegiatan penting organisasi.

Diinformasikan bahwa sejumlah kader organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesi (GMNI) cabang Kefamenanu, dikeroyok dan dan dipukuli oleh sejumlah oknum yang diduga preman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini terjadi pada minggu 21 November 2021, ketika semua kader organisasi tersebut baru pulang dari kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) di Desa Banfanu Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Usai melakukan kegiatan PPAB, seluruh kader GMNI ini hendak kembali ke Sekretariat Wisma Marhaen yang terletak di KM 5 Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Baca Juga :  Digugat Rp4,2 Miliar, Bupati TTU dan Dinas Kesehatan Terseret Kasus Pengadaan Vaksin

Setibanya di depan cabang Sekretariat Wisma Marhaen, sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 20 orang sudah siaga dengan batu dan kayu di tangan. Sontak, secara membabi buta para pemuda ini langsung melempari mobil yang ditumpangi para anggota GMNI hingga kaca bagian depan mobil pecah.

Tak hanya itu, sambil menghujani mobil dengam batu, preman yang lain beranjak menuju anggota GMNI yang mengendrai motor dan melepaskan pukulan bertubi-tubi ke wajah dan badan mereka hingga menyebabkan luka lebam.

Melihat serangan yang membabi buta tersebut sejumlah kader terpaksa melompat dari mobil yang ditumpangi dan berlari menyelamatkan diri.

Ketua GMNI Cabang Kefamenanu, Francis Cristiano Ratrigis saat dikonfirmasi SP menuturkan, pihaknya telah melaporkan kejadian tak terpuji ini ke Polres Timor Tengah Utara.

Baca Juga :  Dicekik Hingga Saling Pukul, ASN Dinsos Kabupaten Kupang Lapor Balik ASN Pol PP Ke Polres Kupang 

“Dari beberapa preman yang melakukan penyerangan tersebut kami kenal beberapa” tutur Francis.

“Ada anggota saya yang luka, dan saya tentu tidak tinggal diam. Saya akan mengusut kasus ini sampai tuntas sampai ada efek jera bagi preman-preman tersebut” tegasnya.

Francis berharap agar pihak kepolisian dapat bekerja maksimal dan segera menemukan dan menangkap para pelaku agar tidak menyebabkan kegaduhan di masyarakat.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres TTU,  Iptu Fernando Oktober saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, kita telah menerima laporan dari bahwa ada kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan terhadap kader GMNI” tutut Fernando.

” Kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan dan kita akan bekerja optimal untuk mengusut kasus ini sampai tuntas” kata Fernando.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

Perkuat peran lembaga penyiaran dalam mendukung pembangunan daerah, Gubernur NTT Bakal Buka Workshop dan Rakerda KPID NTT
Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih
Didukung Penuh Gubernur NTT, Rumah Singgah Untuk NTL Sudah Siap Ditinggali Jika Berobat Ke Ruteng
Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi
Arahan Gubernur NTT, Dinas Pendidikan NTT Siapkan Rumah Singgah untuk NTL Saat Berobat ke Ruteng
Insan Pendidikan SMA/SMK Gotong Royong Buka Donasi Bantu Anak SD Lawan HIV dan TB Paru di Matim
Kisah Pilu Bocah di Mangarai Timur Dapat Perhatian Pemerintah, Gubernur NTT Instruksikan Penanganan Cepat
Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:27 WIB

Perkuat peran lembaga penyiaran dalam mendukung pembangunan daerah, Gubernur NTT Bakal Buka Workshop dan Rakerda KPID NTT

Senin, 27 April 2026 - 13:17 WIB

Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih

Sabtu, 25 April 2026 - 20:40 WIB

Didukung Penuh Gubernur NTT, Rumah Singgah Untuk NTL Sudah Siap Ditinggali Jika Berobat Ke Ruteng

Jumat, 24 April 2026 - 09:06 WIB

Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi

Rabu, 22 April 2026 - 22:06 WIB

Arahan Gubernur NTT, Dinas Pendidikan NTT Siapkan Rumah Singgah untuk NTL Saat Berobat ke Ruteng

Berita Terbaru