Krisis Air Minum Bersih Pasca Banjir Bandang, BNI dan RVI Beri Bantuan Pipa Untuk Masyarakat di Desa Woloklibang Adonara

- Penulis

Jumat, 13 Agustus 2021 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Larantuka, Savanaparadise.com,– Pasca banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Flores Timur, NTT, selain menimbulkan korban jiwa, banyak pemukiman warga dan juga fasilitas umum lainnya rusak parah akibat tragedi tersebut.

Kejadian inilah yang menggugah hati setiap orang, kelompok, ataupun Lembaga lainnya untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir bandang. Misi kemanusian ini persis dilakukan oleh Bank Negara Indonesia (BNI) dan Rumah Visi Indonesia (RVI).

Dengan melihat kondisi yg terjadi di Pulau Adonara pasca banjir bandang dan salah satuhnya adalah sulitnya akses air minum bersih yang dialami oleh warga akibat rusak jaringan perpipaan, atas dasar itu, BNI dan RVI kemudian memberikan bantuan berupa pipa air minum sebagai sarana untuk memperlancar pasokan air untuk warga disekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan perpipaan itu di serahkan oleh BNI dan RVI di Desa Woloklibang, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, yang bertempat di Kantor Desa Woloklibang, Jumat (13/8/21).

Tokoh Adat Woloklibang, Petrus Doni, kepada media SP menyampaikan, salah satu kerusakan yang ditimbulkan pasca kejadian banjir bandang adalah jaringan air minum di desa woloklibang menjadi rusak parah.

Baca Juga :  Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja

Kondisi inilah, tutur Petrus yang membuat masyarakat di Desa Woloklibang sangat kesulitan pasokan air minum bersih.

“Bagaimana tidak kesulitan air, semua pipa ikut terseret oleh arus  banjir bandang. Kami senang mendapat bantuan dari BNI dan Rumah Visi Indonesia. dengan kehadiran mereka kami bisa mendapat jaringan air minum bersih”, ungkap Petrus.

Kepala Desa Woloklibang, Anselmus Sili, saat diwawancara media SP mengungkapkan, saat ini masyarakat Desa Woloklibang sangat sulit dalam memenuhi kebutuhan air minum bersih.

Dan untuk memenuhi kebutuhan air minum bersih, kata Kades Anselmus, masyarakat terpkasa jalan kaki hampir 1 KM jaraknya.

“Atas nama masyarakat Desa Woloklibang, kami menyampaikan terima kasih banyak kepada BNI dan Rumah Visi Indonesia yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat desa Woloklibang berupa pipa air minum bersih.

Dengan adanya bantuan pipa ini, ujar Kades Anselmus, semoga air minum bersih pun dapat tersalur di desa kami.

Baca Juga :  PMKRI Nilai Penggusuran Rumah Warga Dilakukan Sepihak Oleh Pemda Ende

Perwakilan RVI, Pak Frans,sapaan akrabnya mengatakan Rumah Visi Indonesia hadir dipelosok untuk merespon segala kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan utama masyarakat yaitu air minum bersih.

Ia menambahkan pacsa banjir bandang di pulau adonara yang menyebabkan masyarakat terkena dampak.

Sehingga, ungkapnya Rumah Visi Indonesia dan BNI sangat peduli dengan kondisi yang dialami masyarakat, lalu memberikan bantuan jaringan air minum bersih di Desa Woloklibang dan Desa-desa lainnya yang ikut terkena dampak bencana.

Senada dengan RVI, perwakilan dari BNI Pak Arif, sapaan akrabnya mengatakan peristiwa pasca bencana Pulau Adonara menggugah BNI untuk membantu masyarakat.

Karena, kata dia, BNI juga memiliki motto “Bersama Membangun Negeri”, maka BNI juga patut hadir dalam membantu masyarakat.

“BNI bersinergi bersama RVI untuk membantu masyarakat yang ada dipelosok dalam memenuhi kebutuhan masyarakat”, bebernya.

“Kita berharap Desa Woloklibang yang telah mendapat jaringan air minum, perlu dijaga dan dirawat sehingga semua titik dapat tersalurkan”, harapnya.

Penulis: Platos Ama Hurung

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

DPRD Ende Soroti Soal Perubahan Struktur APBD Tanpa Melalui Perda Perubahan
Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende
GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan
Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja
PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi
ADD 2025 Dipotong 6 Juta; Kadis PMD Ende Sebut Bukan Dipotong Tapi Disesuaikan dan Uangnya Ada di Kas Negara
PMKRI Nilai Penggusuran Rumah Warga Dilakukan Sepihak Oleh Pemda Ende
Kantongi Sertifikat Tanah, Pemda Ende Gusur Rumah Warga Keluarga; Kami Punya Surat Hibah Dari SVD
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

DPRD Ende Soroti Soal Perubahan Struktur APBD Tanpa Melalui Perda Perubahan

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:52 WIB

GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:36 WIB

Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:38 WIB

PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi

Berita Terbaru