Jembatani UMKM Promosikan Kerajinan Nasional Lewat Platform Digital, Dekranas Buka Peluang Kerjasama

- Jurnalis

Kamis, 25 Maret 2021 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuan Bajo, Savanaparadise.com,- Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) membuka peluang kerja sama untuk menjembatani UMKM dan stakeholder lainnya dalam mempromosikan kerajinan nasional melalui platform digital. Hal ini sehubungan dengan kampanye nasional yang digaungkan Presiden Joko Widodo, “Bangga Buatan Indonesia” dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Hal itu diungkapkan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian dalam acara Road to Kilau Permata Flobamora, dengan tema Mendorong Kreasi dan Inovasi Wastra Tenun dan UMKM NTT di Labuan Bajo, Rabu (24/3/2021). “Kami membuka kesempatan untuk bekerja sama, kami akan menjadi influencer yang sebaik-baiknya dan membantu menjembatani para UMKM maupun stakeholder untuk melakukan dan mempromosikan kegiatan seluas-luasnya,” kata Tri.

Baca Juga :  Melalui Danareksa Investment Management, BRI Lakukan Penjualan Produk “Danareksa GamaStePs Pasar Uang”

Pandemi Covid-19 dirasa telah berdampak pada sejumlah sektor, tak terkecuali UMKM. Karena itu, Presiden Joko Widodo mendorong semua pihak untuk bergerak bersama, salah satunya lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional, yang diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020. Bahkan, kata Tri, Menteri BUMN Erick Thohir telah meminta seluruh perusahaan BUMN untuk membelanjakan 40% anggarannya pada sektor UMKM. “Manfaatkan kesempatan ini,” imbau Tri.

Baca Juga :  Di Tengah Dinamika Ekonomi Global, Himbara Cetak Kinerja Solid dengan Tata Kelola yang Baik

Tak hanya peningkatan ekonomi UMKM dan cipta wirausaha baru, Pemerintah melalui Dekranas juga mendorong akses pasar melalui platform digital. “Kita membantu akses pasar melalui platform digital, karena kita sudah tahu masyarakat sudah benar-benar industri 4.0, manfaat teknologi informasi sampai ke pelosok-pelosok saat ini,” ujar Tri.

Lewat pemanfaatan teknologi informasi, diharapkan mampu mendorong sektor perekonomian UMKM, sehingga penjualannya dapat diakses di segala penjuru. “Teknologi informasi penjualan online itu sudah betul-betul menjadi kebutuhan kita semua, manfaatkan ini untuk para pengrajin UMKM, karena Pemerintah menyediakan anggaran yang besar untuk pengembangan UMKM ini,” tandasnya. (SP)

Berita Terkait

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pesisir, BRI Gandeng Pemerintah Fasilitasi 1.200 UMKM NTT untuk Naik Kelas
223 Kopdeskel di Ende Belum Terbit NIB, Punya NPWP Ada 202
Bupati Badeoda Launching Kopdes Merah Putih Pertama di Ende
Bank NTT dan Pemkab Manggarai Timur Nyalakan Harapan Lewat Program Listrik Gratis
Dukung Realisasi Program 3 Juta Rumah dan Asta Cita Pemerintah, BRI Akselerasi Penyaluran KPR FLPP
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1 Juta AgenBRILink, Catat Transaksi Rp1.145,22 Triliun
25 Ribu Pengunjung Padati Halal Indo 2025, BRI Hadirkan Solusi Finansial Digital
Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG Index Awards 2025
Berita ini 0 kali dibaca