Hama Belalang Serang Tanaman Jagung Milik Petani di Sumba Tengah

- Penulis

Selasa, 2 Maret 2021 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Waibakul, Savanaparadise.com,- Ancaman hama belalang kumbara menyerang tanaman jagung milik petani di Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah. Belalang yang memiliki nama ilmiah Locusta Migratoria itu dilaporkan warga menyerang tanaman warga pada sebagian Kecamatan Umbu Ratu Nggay yaitu Desa Tanabanas Induk,Desa Tanabanas Selatan,Barat ,Desa Lenang induk Dan desa Lenang Selatan.

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumba Tengah membenarkan terjadinya serangan hama belalang kembara di Kecamatan Umbu Ratu Nggay dan pada tanggal 01 Maret 2021. Pihak dinas sudah melakukan Pengendalian dan pemberantasan Hama belalang kembara selama 12 jam di 8 titik lokasi penyebaran di wilayah Tanambanas induk, Selatan dan Barat.

Bernadus Umbu Bira salah satu Penyuluh Pertanian mengatakan hari ini bersama tim dari dinas pertanian dan Pol PP melakukan penyemprotan di desa Lenang induk dan desa Lenang Selatan.

” Memang pada umumnya masih menyebar koloninya pada padang sabana. dan sudah merusak lahan pertanian dan tanaman pangan milik warga Desa Tanabanas dan Penyebaran sangat cepat,” kata Bernadus Umbu Bira kepada SP, Selasa, 02/03/2021.

Baca Juga :  Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Hal serupa juga di sampaikan oleh Markus Puru Banu Warga Desa Tanabas. Ia mengatakan tanaman jagung gagal panen akibat dikerat oleh hama belalang.

” Ini sangat meresahkan warga karena tanaman jagung habis dimakan hama belalang,” kata Markus Paru Banu.

Bupati Sumba Tengah, Paulus S.K limu dinformasikan sudah turun kelapangan untuk melakukan pemantauan di desa Tanabanas.(Umbu)

Berita Terkait

NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 
Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:14 WIB

NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 13:12 WIB

Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WIB

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Minggu, 12 April 2026 - 21:57 WIB

Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga

Jumat, 10 April 2026 - 06:59 WIB

SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II

Berita Terbaru