Save The Children dan Nutrition International Gempur Stunting di TTU

- Penulis

Selasa, 23 Februari 2021 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu,Savanaparadise.com,-Keterlibatan Save the Children dalam upaya menurunkan angka stunting di kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus dilakukan.

Hari ini selasa (23/2), bertempat di hotel Viktory II kefamenanu, Save the Children bekerja sama dengan dan Nutrition International dan pemerintah daerah kabupaten TTU menggelar kegiatan
orientasi Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Kepala Desa atau Tokoh Penggerak Gizi (Nutrition Champions) tentang Intervensi Kunci dalam Strategi Nasional Stunting, 8 Aksi Konvergensi, Strategi komunikasi Perubahan Perilaku dan Pemetaan Masyarakat”.

Kepada SP selasa (23/2) Chief of party BISA Prima Setiawan mengatakan kegiatan ini disupport oleh program BISA (Better Investment for Stunting Alleviation), yaitu salah satu paket intervensi terpadu untuk mendukung program pemerintah Indonesia melalui intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif untuk menurunkan stunting sebagaimana tertuang dalam Strategi Nasional percepatan penurunan stunting 2018-2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prima juga mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk penyegaran kembali terkait beberapa hal diantaranya intervensi kunci dalam strategi nasional stunting, 8 aksi konvergensi, tugas dan peran KPM, strategi komunikasi perubahan perilaku dan pemetaan masyarakat.

Baca Juga :  Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

“Jadi hari ini kita mau melakukan penyegaran kembali tentang aksi konvergensi di tingkat desa, yaitu mengacu pada 5 layanan yang ada 14 indikator yang perlu dilengkapi oleh KPM dalam upaya pencegahan stunting itu yang kemudian bersama dengan kepala desa dan sektor lainnya di desa untuk membangun forum desa sehat” kata Prima.

“Salah satu tugas KPM adalah melakukan pemetaan sosial yaitu pemetaan keluarga dengan 1000 hari pertama kehidupan terutama dari keluarga yang ada ibu hamilnya, kemudian yang memiliki anak usia 0-24 bulan, juga keluarga yang memiliki anak remaja (usia 12-18 tahun) yang dalam strategi nasional juga turut disasar” lanjutnya.

Setiawan menjelaskan bahwa peserta kegiatan orientasi ini adalah Kepala desa dan petugas KPM yang berasal dari 20 desa wilayah layanan BISA yang merupakan wilayah lokusnya pemerintah.

Sementara itu Kepala bidang Pemberdayaan Kemasyarakatan Dinas PMD kabupaten TTU Yustina Muti mengatakan, di kabupaten TTU telah dilakukan berbagai upaya dalam penanganan stunting dan progresnya sangat bagus.

“Angka stunting di TTU tahun ini menurun sekali dan progresnya sangat bagus. Dari tahun lalu angka stunting kabupaten TTU berada di posisi 35 % lebih hingga februari tahun ini sesuai data dari Dinas Kesehatan menurun menjadi 28 %” beber Yus.

Baca Juga :  Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran

Yustina optimis bahwa angka stunting di TTU akan terus berkurang.

“Memang target WHO angka stunting itu harus ada di angka 20 %. Tapi saya optimis bahwa ke depan kita akan mencapai target tersebut” lanjutnya.

Kepada para kepala desa dan para kader posyandu Yustina berpesan agar dalam proses perencanaan penggunaan anggaran harus dianggarkan untuk stunting sesuai dengan hasil pemetaan dari Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Ia berharap agar apa yang dikaji atau didata oleh KPM yaitu 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), ibu hamil dan bayi dari 0-23 bulan mendapatkan pengalokasian anggaran dari Dana Desa untuk pemberian 5 menu sebagaimana yang diatur dalam peraturan Kemendes yakni kesehatan ibu dan anak, konseling gizi terpadu, air bersih dan sanitasi, perlindungan sosial atau jaminan kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). (YA01)

Berita Terkait

SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum
Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:59 WIB

SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Kamis, 2 April 2026 - 13:03 WIB

Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum

Kamis, 2 April 2026 - 12:33 WIB

Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum

Berita Terbaru