Anggota DPR RI, AHP Minta Kepsek SMPN Nubatukan dicopot

- Penulis

Senin, 25 Januari 2021 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lewoleba, Savanaparadise.com,- Kelakuan, MMM yakni kepala sekolah (Kepsek) SMP Negeri Nubatukan, Kabupaten Lembata mendapat respon keras dari Andreas Hugo Parera (AHP). Anggota DPR RI dari NTT Ini meminta Bupati Lembata, Eliazer Sunur mencopot MMM dari jabatannya.

AHP meminta Dinas Pendidikan atau Bupati Lembata memberi peringatan tegas dengan mencopot posisi MMM dari jabatan Kepala Sekolah.

“ Dan apabila ditemukan bukti-bukti yang mendukung laporan para guru, seharusnya Dinas Pendidikan atau Bupati Lembata memberikan peringatan tegas, bila perlu mencopot posisinya sebagai Kepsek,” kata AHP kepada SP, Senin, 25/01/2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan MMM seharusnya menjadi panutan. Kepala sekolah juga merupakan figur pemimpin yang harus mengayomi dan memberi teladan kepada para bawahannya dalam mendidik siswa.

Hal senanda juga di sampaikan oleh U. Landuawang ativis pemerhati pendidikan di NTT. Ketika ditemui di selah- selah kesibukanya ia menyayangkan sikap pemimpin yang berakibat terhambatnya proses belajar.

Baca Juga :  Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

” Ini merugikan generasi anak didik, apalagi di masa pandemi yang membutukan dukungan peneuh dari tenaga pendidik sehingga perlu ada pembinaan yang sangat ketat terhadap oknum pemimpin oleh atasanya sehingga tidak mengulangi perbuatanya kedepan. mungkin ini juga menjadi contoh buat pemimpin lainya agar tidak melakukan hal yang sama,” jelasnya

Diberitakan sebelumnya MMM mencatut nama Bupati dan Wakil Bupati Lembata untuk mengancam dan memaki para guru SMPN Nubatukan.

MMM mengancam bawahannya dengan mencatut jabatan Bupati dan Wakil Bupati Lembata untuk menakut nakuti staf dan para Guru SMPN 1 Nubatukan.

” Kamu Guru Goblok!! Guru Bodoh!! Guru PNS saja saya tidak saya anggap, apalagi Kamu yang hanya KSO ini,!! Saya taro di bawa Telapak kaki,” kata MMM seperti disampaikan oleh sumber yang tak mau namanya dikorankan, Senin, 25/01/2021.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende

Sikap arogan ini mebuat bawahanya merasa tidak nyaman dan melakukan perlawanan dengan cara mogok mengajar. Akibatnya proses belajar mengajar terganggu.

Ia mengatakan makian itu sangat membuatnya malu bercampur sedih sehingga ia sempat mengeluarkan air mata. Sikap arogan MMM kata dia sudah berulang-ulang dan menjadi santapan mereka sehari-hari.

” Sikapnya selalu berulang ia lakukan kepada tenaga pengajar. Ia juga mengancam bawahannya dengan membawa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Lembata untuk menakut nakuti staf dan para Guru SMPN 1 Nubatukan. Hal tersebut mebuat tenaga pengajar merasa tidak nyaman dan melakukan perlawanan dengan cara mogok mengajar. Akibatnya proses belajar mengajar terganggu,” kata sumber itu.

Sementara itu Kepsek SMPN Nubatukan, MMM ketika dikonfirmasi SP, tidak memberi respon apapun. Pesan yang dikirimkan oleh SP tidak dibalas. Begitu juga dengan ketika dihubungi melalui saluran telpon, MMM tidak memberi respon.

Penulis: Stefanus Beda Lelangwayan

Berita Terkait

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Berita Terbaru