Bupati Nagekeo Pantau Pengerjaan Jaringan Irigasi Bantuan Distan NTT

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2020 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mbay, Savanaparadise.com,- Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do pantau pengerjaan jaringan irigasi bantuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Rabu, 08/07/2020. Item pekerjaan yang dilakukan adalah rehabilitasi jaringan irigasi tingkat usaha tani di Desa Marapokot Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, Hieronimus Paga, STP mengatakan kehadiran Bupati Nagekeo sesuai undangan lisan kelompok.ia mengatakan Bupati turun hadir secara langsung melakukan peletakan batu secara simbolik di lokasi pekerjaan, sekaligus bergotong royong bersama warga P3A.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan media ini Bupati Nagekeo sekitar jam 07.00 tiba di lokasi dan terjun langsung bersama warga melakukan pekerjaan saluran permanen.

Pada kesempatan itu ia mengatakan kita datang sini mau kerja, jangan banyak omong sambil memegang peralatan kerja.

Perlu diketahui, Nagekeo 2020 dapat alokasi dana TP dari satuan kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT.

Plt. Kadistan Kab Nagekeo, Ir. Klementina Dawo mengatakan Alokasi dana TP ini untuk 2 (dua) P3A yaitu P3A KM II.3 Kiri, Desa Marapokot dengan pagu Rp 121.500.000; dan KM I.6 Kiri, Desa Aeramo dengan pagu Rp 148.500.000.

Baca Juga :  Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Dikatakannya dana ditransfer langsung dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi ke rekening kelompok tani yang pengajuan pencairannya melalui rekomendasi Dinas Pertanian Kabupaten.

” Dinas sudah keluarkan rekomendasi pencairan anggaran tahap I sebesar Rp 50.000.000 dari tahapan sesuai juknis utk P3A KM II.3 Kiri Marapoko,” kata dia.

Sedangkan P3A KM I.6 Kiri saat ini sudah tahap sosialisasi dan dalam waktu dekat siap memasuki tahap pelaksanaan.

Berdasarkan perhitungan volume, diperkirakan pekerjaan bisa mencapai 150 meter. Secara internal, anggota P3A biasanya siap menambah volume melalui pola swadaya gotong royong melalui upah HOK yang mereka terima.

Kades Marapokot, Petrus Reta mengakui P3A di Marapokot yang dikenal kompak, semangat, totalitas kerjanya tinggi.

“Luas lahan potensial 90 ha. Fungsional 79,73 ha. Sisanya tanah tinggi, pemondokan, dan fasilitas umum 10,27 ha,” jelasnya.

Baca Juga :  Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Dirincikannya Jumlah petani penggarap KM II.3 Kiri sebanyak 83 orang. Jumlah kelompok ada 5. Satu (1) di di antaranya yakni Poktan Kubota II sukses menyandang kelas poktan madya I. Kualifikasi ini dilihat berdasarkan kemampuan kelompok dari segi kelembagaan, AD /ART dilaksanakan dengan baik, ada rapat rutin, ada gotong royong, ada sangsi kalau tidak aktif dalam kegiatan kelompok, dsb”.

“Dalam area P3A ini terdapat panjang saluran tersier 1.150m dan semuanya sudah permanen. Saluran quarternya total 4995 m. Sudah permanen 1225 m. Sisanya 3370 yang belum dilakukan peningkatan termasuk yang hari ini sedang dikerjakan,” kata dia.

“Saya dan masyarakat memang lebih memilih pola-pola padat karya seperti ini. Masyarakat mengalami langsung. Mereka yang kerja. Mereka yangg rencanakan. Mereka pula yang menikmati langsung hasil kerjanya. Karena kerja sendiri, hasil pekerjaan umumnya lebih bagus. Mutu terjamin. Malah sering kali ada partisipasi langsung menambah volume pekerjaan sesuai kemampuan dan kesepakatan mereka sendiri.(FR03)

Berita Terkait

PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi
Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB
DPRD Ende Soroti Soal Perubahan Struktur APBD Tanpa Melalui Perda Perubahan
Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende
GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan
Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja
PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi
ADD 2025 Dipotong 6 Juta; Kadis PMD Ende Sebut Bukan Dipotong Tapi Disesuaikan dan Uangnya Ada di Kas Negara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:08 WIB

PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:01 WIB

Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

DPRD Ende Soroti Soal Perubahan Struktur APBD Tanpa Melalui Perda Perubahan

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:52 WIB

GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan

Berita Terbaru