Kadis Pertanian Mengaku Belalang Belum Serang Lahan Pertanian

- Penulis

Kamis, 14 Juli 2016 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendalian hama belalang
Pengendalian hama belalang

Waingapu, Savanaparadise.com,- Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT, Yohanis Tay Ruba mengatakan hasil pemantauan Tim Pengendali hama belalang di kabupaten Sumba Timur hingga saat ini belum menyerang lahan pertanian milik masyarakat. Tay Ruba yang saat ini sedang berada di Sumba Timur ini menjelaskan pihaknya masih melakukan tindakan pengendalian hama belalang di padang-padang.

“ Sekarang ini belalang masih ada di padang dan belum merambat ke lahan pertanian. Memang minggu lalu sempat terbang lewat di lahan pertanian dan hinggap pohon pisang. Malam itu langsung di lakukan tindakan pengendalian. Sekarang lebih banyak di padang. Ada juga yang sudah masuk di lahan pertanian tapi yang sudah di panen,” kata Tay Ruba kepada wartawan ketika dihubungi melalui saluran pertelepon, Kamis, 14/07, dari Kupang.

Dijelaskannya Dinas Pertanian Provinsi maupun kabupaten Sumba Timur beserta Masyarakat danTentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) dari Komando Distrik Militer 1601/Sumba Timur melakukan penyemprotan di kecamatan Pandawai.

“ Pengendaliannya dengan melakukan penyemprotan pestisida. Setiap hari mereka melakukan pengendalian dari pagi hingga untuk belalang yang masih merangkak. Sore hingga malam untuk belalang yang sudah dewasa,” paparnya.

Menurutnya hasil indetifikasi Dinas Pertanian ditemukan ada 40 titik persebaran hama belalang. Dari itu ada 40 rombongan atau koloni belalang. Lajutnya dalam setiap koloni tersebut ada 500 sampai 1000ekor belalang.

“ belalang yang masih kecil-kecil atau nifas. belum meyerang lahan pertanian. Memang sempat masuk namun langsung di kendalikan oleh Tim,” jelasnya.

Dia mengatakan serangan hama belalang berpotensi untuk menyebar di kabupaten lainnya di daratan Sumba.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

“ makanya kita kendalikan supaya jangan meluas. Masih status siaga. kita meminta para camat dan para kepala desa untuk sama sama memantau,” Jelasnya.

Sementara itu Bupati Sumba Timur, Gidion Mbiliyora mengatakan sampai saat ini tanaman padi yang terkena dampak hama belalang hanya sekitar 10 hektar lebih. Namun lahan tersebut katanya sudah dilakukan pemanenan.

“ belalang masih terkonsentrasi di padang-padang dan sudah dilakukan penyemprotan. ada juga di lahan pertanian tapi sudah di panen,” kata Gidion.

Menurutnya pemerintah Kabupaten sudah menyiapkan cadangan beras kalau belalng sudah pada tingkat merusak lahan pertanian milik masyarakat.

Salah satu warga masyarakat Desa palakahembi, kecamatan Pandawai, Hironimus mengatakan belalang sudah mulai masuk ke lahan pertanian milik beberapa warga setempat.(SP)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Berita Terbaru