Tokoh Masyarakat SBD Minta Pelantikan Bupati Terpilih Dibatalkan

- Penulis

Kamis, 19 September 2013 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,– selain menyerahkan berkas hasil perhitungan ulang yang di lakukan oleh Polres Sumba Barat, Sejumlah tokoh masyarakat yang turut serta dalam rombongan Calon Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Daud Umbu Moto, meminta kepada Gubernur NTT, Frans Leburaya, agar pelantikan terhadap Bupati dan Wakil Bupati terpilih dibatalkan karena ada fakta baru terkait hasil jumlah perolehan suara.

Selain tiu juga, tokoh masyarakat tersebut meminta Menteri Dalam Negeri serta Menteri Hukum Dan Ham melalui gubernur NTT, Frans Lebu Raya untuk tidak menindak lanjuti penetapan KPU Kabupaten Sumba Barat Daya terkait kemenangan pasangan calon yang merujuk pada kepustusan Mahkamah Konstitusi tanggal 29 agustus lalu.

Baca Juga :  Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

“Putusan MK tersebut adalah cacat hukum dan tidak mencerminkan rasa keadilan masyarakat Sumba Barat Daya” ujar Yakobus Ngongo Bulu, salah satu tokoh masyarakat,kepada Gubernur NTT, Frans Leburaya, Kamis, 19/09, di ruang rapat Gubernur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yakobus Ngongo Bulu sebagai tokoh masyarakat mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk Mencari keadilan seperti yang pernah di bawah ke MK, tetapi MK mempersalahkan KPU selaku pelaksana pemilu kada, dan dinilai sebagai pihak yang saling melempar tanggungjawab.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Sementara itu Frans Lebu Raya selaku Gubernur NTT dalam tanggapannya mengatakan, persoalan ini akan diproses sesuai aturan yang berlaku serta pernyataan sikap yang diberikan tersebut akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri agar segera ditindak lanjuti.

Lebu Raya meminta agar masyarakat sumba barat daya tetap menjaga suasana sehingga tetap aman dan damai seperti saat ini.(JN/SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru