Pasokan BBM Pertamina Atapupu Mencukupi hingga Akhir Tahun

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2015 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, Savanaparadise.com,- Pasokan BBM untuk Pertamina Atapupu masih mencukupi dan bertahan hingga akhir tahun.untuk 4 bulan kedepan pasokan BBM di pertamina atapupu bisa mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun.

“Kadang jumlah pasokan yang ada sekitar 20.000, 15.000 juga kadang 5.000 liter dan sangat tergantung pada ruang kosong yang tersedia di Pertamina,” Kata Kepala Pertamina Atapupu Frans Moris Wungubeleu, Senin, 03/8/15.

Menurutnya, pasokan minyak di SPBU Atapupu sangat tergantung dari Pelabuhan Tenau Kupang juga kebuhan dari masyarakat pengguna bahan bakar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, dengan pasokan yang tersedia di Depo Pertamina ditambah dengan permintaan pasokan selain Solar dan Premium juga termasuk minyak tanah yang dibutuhkan oleh masyarakat di tahun 2015.

Kendatipun demikian, di pertamina atapupu ini merupakan salah satu jalur alternatif dengan pelabuhan tenau kupang, artinya apabila dalam situasi kritis di laut, pihaknya masih dapat menggunakan modal transportasi darat dengan mobil tangki untuk mengambil BBM di Pelabuhan Tenau Kupang.

“Masyarat pengguna BBM Bersubsidi dialihkan untuk dipergunakan, tapi pertamina hanya sampai pada SPBU sedangkan pengawasan selanjutnya kita minta aparat Pemda setempat untuk bisa perketat keamanan,” Imbuhnya.

Frans menjelaskan bahwa, mekanisme pembelian BBM di SPBU adalah kebijakan Pemda dengan mengeluarkan rekomendasi, sehingga masyarakat yang membeli BBM bisa tahu kebutuhan pasokan yang tersedia juga, karena secara prinsip BBM akan masuk ke tangki kendaraan bukan ke jerigen atau drum.

“Pasokan minyak untuk para nelayan sebenarnya sudah ada fasilitasnya yaitu SPBN di Atapupu, sehingga kalau mereka mau beli bisa kesana. kemudian harganya juga sudah ditetapkan sesuai dengan BBM bersubsidi,” Jelas Frans.

Kemudian lanjut dia, untuk wilayah Timor-Timur pertamina membantu lewat sistem eksport yang biasanya menggunakan Pertamax maupun premium (bensin) yang dieksport melalui jalan darat maupun jalur laut sedangkan untuk kepengurusan eksport melalui pertamina Surabaya, Jakarta, kemudian ke Kupang melalui proses di pihak bea cukai.

“Berarti sudah melalui mekanisme ketentuan eksport melalui menteri perdagangan, jadi kalau sampai adanya penyelundupan itu sudah diluar jangkauan kewenangan kita, kembali kepada penegakkan hukum penyalahgunaan bbm bersubsidi yang merupakan kejahatan ekonomi,” Sergahnya.(Nus)

Berita Terkait

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal
Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah
Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen
Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi
Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih
Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih

Berita Terbaru

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Ende, melalui Penata Layanan Operasional, Muhamad Ramadhan dan Plt. Kepala Cabang PELNI Ende, Haikal M. Djibran saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media (Foto; Mateus Bheri/SP)

Ende

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:34 WIB