Wali Kota Kupang Minta Warga Tidak Terprovokasi Dengan Bom Bunuh Diri di Makasar

- Penulis

Minggu, 28 Maret 2021 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Wali Kota Kupang, dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M.,MH menanggapi peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di depan gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pagi.

Ia mengutuk keras aksi yang tidak berprikemanusiaan tersebut. Menurutnya, aksi terorisme tersebut hanya ingin memecah belah dan mengadu domba sesama anak bangsa. Apalagi peristiwa ini terjadi di tengah persiapan umat kristiani merayakan Jumat Agung dan Paskah.

Terkait ini, Wali Kota Kupang mengimbau seluruh warga Kota Kupang tidak terprovokasi dengan aksi keji tersebut. Ia juga berharap warga tidak menyebar informasi yang tidak benar dan hoax terkait peristiwa tersebut karena hanya memperkeruh suasana kebatinan masyarakat. “Mari kita cerdas bermedia sosial dengan tidak menyebar hoax dan juga berita-berita yang tidak benar. Mari kita sebar optimisme. Jangan sebar rasa takut,” kata Wali Kota.

Wali kota yang akrab disapa Jeriko ini meminta warga Kota Kupang untuk terus mendoakan para korban yang dirawat di rumah sakit akibat bom tersebut agar segera pulih. Selain itu, juga mendoakan umat gereja Katedral Makassar agar tabah menghadapi peristiwa ini. “Mari kita dukung saudara-saudara kita yang mengalami peristiwa ini. Kita doakan agar tetap kuat,” kata Jeriko.

Ia mengimbau semua warga Kota Kupang untuk tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu provokatif. Sebaliknya mempererat persaudaraan dan memupuk toleransi umat beragama yang sudah terjaga dengan baik selama ini. “Kita prihatin dengan peristiwa ini karena melukai batin anak bangsa, tapi mari kita terus bergandeng tangan menjaga kota kita agar tetap aman dalam situasi apapun,” kata Jeriko.

Baca Juga :  SNBP 2026: 3.003 Siswa NTT Lolos, Strategi Talent Scouting Melki–Johni Berdampak

Ia juga mengatakan peristiwa ini sudah di bawah kendali aparat kepolisian. Oleh karena itu, saatnya semua pihak mendukung aparat untuk mengungkap motif di balik peristiwa terorisme ini. “Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk mengungkap motifnya dan tentu memberantas terorisme sampai ke akar-akarnya,” tutup Jeriko. (SP)

Berita Terkait

Didukung Penuh Gubernur NTT, Rumah Singgah Untuk NTL Sudah Siap Ditinggali Jika Berobat Ke Ruteng
Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi
Arahan Gubernur NTT, Dinas Pendidikan NTT Siapkan Rumah Singgah untuk NTL Saat Berobat ke Ruteng
Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan
SNBP 2026: 3.003 Siswa NTT Lolos, Strategi Talent Scouting Melki–Johni Berdampak
Sidang PS Sengketa Tanah Maulafa, Penggugat Tak Bisa Buktikan Batas Lahan
Framing “PT. Partai NasDem Indonesia Raya Tbk,DPW NasDem NTT tuntut Majalah Tempo minta maaf secara tertulis 
SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 20:40 WIB

Didukung Penuh Gubernur NTT, Rumah Singgah Untuk NTL Sudah Siap Ditinggali Jika Berobat Ke Ruteng

Jumat, 24 April 2026 - 09:06 WIB

Siswa Jadi Target Kejahatan Digital, UPTD Tekomdik Dinas Pendidikan NTT Dorong Sekolah Lindungi Data Pribadi

Rabu, 22 April 2026 - 22:06 WIB

Arahan Gubernur NTT, Dinas Pendidikan NTT Siapkan Rumah Singgah untuk NTL Saat Berobat ke Ruteng

Jumat, 17 April 2026 - 20:43 WIB

SNBP 2026: 3.003 Siswa NTT Lolos, Strategi Talent Scouting Melki–Johni Berdampak

Jumat, 17 April 2026 - 18:00 WIB

Sidang PS Sengketa Tanah Maulafa, Penggugat Tak Bisa Buktikan Batas Lahan

Berita Terbaru