Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi salah satu rumah warga di Dusun Nioniba isi dalam rumah dipenuhi lumpur sesudah banjir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Kondisi salah satu rumah warga di Dusun Nioniba isi dalam rumah dipenuhi lumpur sesudah banjir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Curah hujan yang cukup tinggi melanda sebagian besar wilayah di kabupaten Ende, termasuk di wilayah kecamatan Maukaro pada Kamis, 5 Maret 2026.

Hujan yang disertai angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 Wita. Akibatnya, puluhan rumah warga, di dua dusun yakni, Dusun Kotakadhe dan Dusun Nioniba terendam banjir.

Kejadian ini membuat warga setempat menjadi panik dan berhamburan keluar rumah mencari tempat yang nyaman untuk berlindung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga, Yoria Weso saat dikonfirmasi media pada Jumat, (06/3/26) membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat itu semua warga sedang tidur nyenyak bahkan tidak tahu kalau ada banjir.

“Awalnya kita pikir hanya hujan angin biasa saja. Kita sadar itu karena air sudah masuk dalam rumah, dan kita rasa kaya terapung karena spon sudah terendam air”, tutur Yoris.

Baca Juga :  PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi

Ketika warga menyadari adanya banjir, terang Yoris, semua warga berhamburan keluar bahkan ada sebagian barang-barang milik warga yang tersimpan dalam rumah terseret banjir.

Halaman rumah warga di dusun Kotakadhe paska banjir masih digenangi air

“Ada juga beras yang terendam banjir. Harapan kita agar pemerintah atau siapapun bisa membantu warga yang terkena musibah”,.kata Yoris orang muda dari Kotakadhe ini.

Hal sama juga disampaikan Kepala Dusun Kotakadhe, Thadeus N.Kopo. Kepada media, Thadeus menuturkan, banjir diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 Wita.

Dikatakan, sekitar 20 rumah warga di dusun Kotakadhe terendam banjir. Selain di Kotakadhe, menurut Thadeus, kejadian yang sama juga terjadi di dusun Nioniba.

Di sana, tambah dia, warga panik saat banjir datang tiba-tiba Selain rumah yang terendam, sejumlah barang milik warga termasuk kendaraan bermotor ikut terseret arus banjir.

Baca Juga :  Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja

“Syukurnya tidak ada korban jiwa. Kita berharap ada perhatian pemerintah terhadap musobah ini dan terjun langsung ke lokasi”, harapnya.

Salah seorang warga Nioniba, Baim saat dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kala itu tak hanya halaman rumah warga yang terendam banjir.

Ia menambahkan, air yang tingginya hampir 1 meter bahkan masuk ke dalam rumah sehingga banyak barang-barang di dalam rumah warga ikut terendam.

“Bukan hanya 20 warga yang terendam di Nioniba melainkan hampir 90an rumah di sini terendam banjir. Nanti saya kirim videon bagaimana kondisi saat ini sesudah rumah warga terendam banjir”, kata Bam.

Sementara, Kepala Desa Kebirangga saat di konfirmasi media ini belum membuka pesan yang di kirim hingga berita ini di turunkan.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Se-NTT 2026/2027 Dilaksanakan Secara Online,Kadis P&K NTT Pastikan Berlangsung Transparan & Akuntabel 
Sejumlah Pelajar Di NTT Terindikasi Terpapar Paham Ekstrem Terorisme Via Platform Digital
Pelajar di NTT Terindikasi Paham Terorisme, Kini Jadi Perhatian serius Pemprov.NTT
Sebanyak 587 Lansia Jalani Operasi Katarak di Ende, Gubernur Melki Minta Doa Restu Dari Para Lansia Agar Sukses Bangun NTT
Simon Petrus Kamlasi Pastikan Program MBG Menjangkau Wilayah 3T di Kabupaten Kupang
Bupati Badeoda Anggap Kritik dan Masukan Dari Masyarakat Adalah Dinamika Dalam Bernegara
Pimpin Apel Harla Pancasila di Ende, Mensos RI: Mari Kita Amalkan Sila Dalam Pancasila Dalam Kehidupan KIta Sehari-Hari
Anggota DPR RI – DPRD Kabupaten Fraksi-PDI-Perjuangan Kunjungi Kampung Adat Namata, Dukung Pelestarian Budaya Sabu Raijua
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:05 WIB

Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Se-NTT 2026/2027 Dilaksanakan Secara Online,Kadis P&K NTT Pastikan Berlangsung Transparan & Akuntabel 

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:45 WIB

Sejumlah Pelajar Di NTT Terindikasi Terpapar Paham Ekstrem Terorisme Via Platform Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:09 WIB

Pelajar di NTT Terindikasi Paham Terorisme, Kini Jadi Perhatian serius Pemprov.NTT

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Sebanyak 587 Lansia Jalani Operasi Katarak di Ende, Gubernur Melki Minta Doa Restu Dari Para Lansia Agar Sukses Bangun NTT

Senin, 1 Juni 2026 - 21:22 WIB

Bupati Badeoda Anggap Kritik dan Masukan Dari Masyarakat Adalah Dinamika Dalam Bernegara

Berita Terbaru