Leburaya : Mutasi Pasti Tetap Ada

- Penulis

Minggu, 30 Juni 2013 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Dinamika Pilkada langsung selalu meninggalkan polarisasi di jajaran birokrasi pemerintahan. Di jajaran eselonering Setda Provinsi NTT juga tak luput dari polarisasi pejabat taktalah duet anyar Frans- Esthon memilih maju sendiri-sendiri. Banyak pejabat eselon yang terjebak dalam polarisasi.

Maklum para pejabat di lingkup Pemprov NTT sudah terbagi menjadi dua kelompok. Yang satu loyal terhadap Gubernur Leburaya, sedangkan yang satunya lagi loyal terhadap Wakil Gubernur NTT, Esthon Foenay. bahkan ada yang yang bermain di zona abu-abu alias main dua kaki.

Pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang memenangkan paket Frenly pada tanggal 27 juli yang lalu, santer terdengar kabar yang beredar di kalangan PNS bahwa Frans-Beny sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih akan melakukan perombakan besar-besaran jabatan struktural setingkat kepala dinas dan badan hingga eselon III dan IV. Pejabat-pejabat yang di anggap menelikung akan di mutasi.

Isu-isu mutasi besar-besaran ini akhirnya di bantah langsung oleh Gubernur NTT terpilih, Frans Leburaya dalam jumpa pers dengan wartawan di kediaman pribadinya, sabtu, 29/06. Menurutnya, mutasi pasti tetap ada di jajaran birokrasi dan hal tersebut adalah lumrah.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

“ Mutasi para eselon II,eselon III dan eselon IV lingkup Pemprov akan tetap dilakukan sesuai dengan usul Baperjakat NTT”, ujar Leburaya ketika menjawab Wartawan Radio Suara Kupang, Agus Bole Baja, terkait mutasi pejabat pasca terpilih sebagai Gubernur NTT.

Di katakannya, Tidak ada nuasa lain dalam penempatan jabatan , karena akan di sesuaikan dengan kebutuhan jabatan yang ada.

“ tapi saya mengerti maksud dari pertanyaan ini, ”, ujarnya sambil tertawa.(SP)

Berita Terkait

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Berita Terbaru