Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Lowoleke di Desa Detuara, Kecamatan Lepembusu Kelisoke Roboh Diterjang Baniir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Jembatan Lowoleke di Desa Detuara, Kecamatan Lepembusu Kelisoke Roboh Diterjang Baniir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Jembatan penghubung 2 desa di Kecamatan Lepembusu Kelisoke roboh diterjang banjir. Jembatan Lowoleke ini merupakan akses utama bagi warga 3 desa, yakni Desa Detuara dan Desa Tiwusora serta beberapa desa di wilayah kecamatan Kotabaru.

Peristiwa robohnya jembatan ini terjadi pada 4 Maret 2026 sekitar pukul 05.00 Wita lantaran curah hujan yang cukup tinggi melanda di wilayah tersebut sehingga menyebabkan banjir besar yang disertai material ,batu dan kayu menghantam jembatan.

Jembatan yang terbuat dari betonisasi ini akhirnya roboh karena struktur tanah di tepi jembatan terkikis oleh derasnya arus air, bahkan sebagian badan jembatan yang roboh ikut terseret banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, arus transportasi keluar masuk menuju 2 desa tersebut putus total yang menyebabkan para petani, pedagang, dan masyarakat lainnya kesulitan manakala hendak berpergian ke pusat ibu kota untuk menjual hasil komoditi dan membeli barang daganganya untuk jual.

Baca Juga :  PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi

Yanto Woda, orang muda dari Desa Detuara kepada media, Kamis, 5 Maret 2026 menuturkan, roboh jembatan Lowoleke sangat berdampak bagi warga.

“Maklum kakak, jembatan ini merupakan jembatan penghubung dan menjadi akses jalan satu-satunya bagi warga di dua desa ini. Kalau dia roboh, berarti arus transportasi untuk kendaraan roda dua dan empat akan terputus”, ungkap Yanto.

Yanto mengatakan, tak hanya kendaraan, para pelajar juga kesulitan berpergian ke sekolah apalagi di musim penghujan karena di landa banjir.

Menurut Yanto, apabila kondisi tersebut tidak ditangani tentunya akan berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya menjadi lumpuh total.

Baca Juga :  Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja

Dari itu, Yanto berharap pemerintah kabupaten Ende melalui dinas terkait segera turun tangan dengan melakukan perbaikan sehingga arus transportasi manusia dan kendaraan kembali normal.

“Kami berharap pemerintah kabupaten Ende melalui dinas teknis melakukan penanganan darurat serta membangun kembali jembatan secara permanen demi menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas warga”, ujar Yanto.

Harapan yang sama juga di sampaikan salah seorang tokoh masyarakat Desa Detuara, Andreas Ngera. Menurutnya, robohnya jembatan penghubung 2 desa di wilayah kecamatan Lepembusu Kelisoke ini menyebabkan dua desa tersebut menjadi terisolir.

“Sebagai masyarakat, kami mengharapkan ada perhatian serius dari pihak pemerintah terhadap kondisi jalan ini. Kalau tidak kami kesulitan apabila ingin berpergian ke kota Ende”, kata Endy Ngera.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Tiga Pria di Ende Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi
Kesbangpolda Ende Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Bagi Partai Politik
Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Se-NTT 2026/2027 Dilaksanakan Secara Online,Kadis P&K NTT Pastikan Berlangsung Transparan & Akuntabel 
Sejumlah Pelajar Di NTT Terindikasi Terpapar Paham Ekstrem Terorisme Via Platform Digital
Pelajar di NTT Terindikasi Paham Terorisme, Kini Jadi Perhatian serius Pemprov.NTT
Sebanyak 587 Lansia Jalani Operasi Katarak di Ende, Gubernur Melki Minta Doa Restu Dari Para Lansia Agar Sukses Bangun NTT
Simon Petrus Kamlasi Pastikan Program MBG Menjangkau Wilayah 3T di Kabupaten Kupang
Bupati Badeoda Anggap Kritik dan Masukan Dari Masyarakat Adalah Dinamika Dalam Bernegara
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:24 WIB

Tiga Pria di Ende Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Kesbangpolda Ende Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Bagi Partai Politik

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:05 WIB

Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Se-NTT 2026/2027 Dilaksanakan Secara Online,Kadis P&K NTT Pastikan Berlangsung Transparan & Akuntabel 

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:45 WIB

Sejumlah Pelajar Di NTT Terindikasi Terpapar Paham Ekstrem Terorisme Via Platform Digital

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Sebanyak 587 Lansia Jalani Operasi Katarak di Ende, Gubernur Melki Minta Doa Restu Dari Para Lansia Agar Sukses Bangun NTT

Berita Terbaru