Gubernur Minta umat Katolik Tingkatkan Pelayanan Iman

- Penulis

Rabu, 8 Agustus 2012 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagekeo, Savanaparadise.com, Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya meminta umat Katolik di Kabupaten Nagekeo khususnya di Kecamatan Keo Tengah Desa Maunori untuk meningkatkan kualitas pelayanan iman.

“Semoga dengan semakin bertambahnya usia, semakin bertambah pula berkat Tuhan bagi umat katolik di wilayah ini, termasuk bertambah pula kualitas iman dan pelayanannya. Kita berharap agar gereja katolik di wilayah ini terus berkembang maju dan terus pula meningkatkan pelayanannya sehingga dari waktu ke waktu, kualitas iman umat dan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini semakin lebih baik,” tandas Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Perekonomian Sekda Provinsi NTT, Drs. Andereas Jehalu, M.Si saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Paroki Hati Kudus Yesus Maunori, Senin (6/8).

Gubernur mengakui, bahwa selama rentang waktu 75 tahun, Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Maunori maupun Gereja Katolik Keuskupan Agung Ende telah banyak berjasa, memberikan peran dan kontribusi yang sangat besar, baik bagi pertumbuhan dan perkembangan gereja maupun bagi kemajuan pembangunan di Provinsi NTT.

“75 tahun dalam karya pelayanan merupakan suatu rentang waktu yang cukup panjang, penuh dengan berbagai macam kesulitan dan tantangan, tetapi juga penuh dengan banyak keajaiban dan berkat Tuhan. Oleh karena itu, pada hari yang sangat membahagiakan ini, saya mengajak kita sekalian, seluruh umat Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Maunori untuk memaknai peristiwa historis, hari ulang tahun intas ke – 75 ini sebagai sebuah momentum reflektif,” pinta Gubernur.
Gubernur mengajak semua umat untuk berhenti sejenak, menoleh ke belakang dan memandang ke depan; untuk melihat kembali segala berkat dan kemurahan Tuhan yang telah diterima dan dialami selama rentang waktu 75 tahun. “Kita mensyukuri semua peristiwa dan pengalaman yang telah kita alami, dan kemudian dengan rendah hati memohon berkat dan tuntunan Tuhan untuk perjalanan hidup dan karya selanjutnya sembari berteduh diri dan belajar dari kerendahan Hati Kudus Yesus,” kata Gubernur.

Di tempat yang sama, Bupati Nagekeo Drs. Yohanes S. Aoh mengatakan, tantangan iman umat ke depan jauh lebih sulit apalagi di era globalisasi. “Pesta Intan 75 tahun Paroki Hati Kudus Yesus Maunori menyadarkan kita untuk tetap meneruskan semangat keimanan itu dari waktu ke waktu. Karena itu, kita semua perlu disadarkan agar kita tidak salah langkah dalam perubahan-perubahan dunia yang makin mengglobal,” tandas Bupati Aoh.

Baca Juga :  450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Sedangkan Uskup Agung Ende, Mgr. Vincensius Sensi Potokota, Pr meminta kepada umat Katolik di Paroki Maunori untuk mencontohi Yesus dalam seluruh tutur kata, pikiran dan tingkah laku sehari-hari. “Mari kita contohi Yesus; yang hatiNya, pikiranNya, dan tingkatlakuNya kudus. Mudah-mudahan gereja yang sudah bagus ini menjadi sumber inspirasi dan moral untuk aksi kehidupan kita di tengah dunia yang global, semakin sulit dan menantang,” kata Uskup Sensi.
Ikut hadir dalam acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Paroki Hati Kudus Yesus Maunori Wakil Ketua DPRD NTT, Drs. Maximus Ebu Tho, Bupati Nagekeo dan istri, Ketua DPRD Nagekeo, Gaspar Batu Bata, Kepala Badan Narkotika Provinsi NTT, Drs. Alo Dando, MM dan puluhan imam SVD dan Projo, biarawan dan biarawati yang berasal dari Paroki Maunori.(VG)

Berita Terkait

Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat
Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga
Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:57 WIB

Buruknya Infrastruktur Jalan, Seorang Ibu Hamil di Ende Dibopong Jalan Kaki Selama Tiga Jam dan Melahirkan di Kampung Tetangga

Sabtu, 11 April 2026 - 12:42 WIB

Seruan Moral Seorang Anak Pedagang Kecil di Ndao Ende Saat Demo: Jangan Rampas Hak Kami

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Berita Terbaru