Bupati Badeoda Beberkan Capaian Program 100 Hari Kerja 

- Penulis

Minggu, 13 April 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda menyampaikan Pidato Perdananya pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ende (Foto: Chen Rasi/SP)

Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda menyampaikan Pidato Perdananya pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ende (Foto: Chen Rasi/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda dan Dominikus Minggu Mere telah memaparkan 11 program 100 hari kerja pada pidato Perdana Bupati dalam Rapat Paripurna DPRD Ende, Kamis, (6/3/25)

Sebelas program kerja yang dipaparkan Bupati Badeoda dalam kesempatan tersebut antara lain;

1. Menegakan Perda penertiban pasar, bahu jalan, dan trotoar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Perbaikan dan pembenahan lampu jalan dalam program Ende terang.

3. Evaluasi manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende maupun Rumah Sakit Pratama Tanah Li.

4. Audit Manajemen Perumda Tirta Kelimutu Ende.

5. Reformasi birokrasi.

6. Menata pengolahan sampah, kebersihan, dan keindahan Kota.

7. Melakukan kajian pendirian BUMD khususnya Pasar, Pertanian dan Pariwisata.

8. Membuat kajian penanganan banjir dalam Kota Ende.

9. Memperbaiki Tata Ruang.

10. Melakukan kegiatan Ende streat Festival.

11. Menyelenggarakan pasar malam

Usai menyampaikan Pidato Perdana, masyarakat Kabupaten Ende merespons baik atas dicanangkannya program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Ende dan menyatakan siap mengkawalnya hingga 100 hari kerja.

Tak terasa, program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Ende sudah memasuki 52 hari kerja pasca dilantik di Jakarta, Kamis, (20/2/25). Artinya, tinggal 48 hari lagi waktu normal menuju 100 hari kerja.

Baca Juga :  Pendapatan 4 Unit Videotron di Ende Baru Capai 3 Juta Lebih

Beragam tanggapan dan komentar muncul di berbagai platform media sosial, baik WhatsApp dan juga Facebook. Ada yang pesimis dan tak sedikit juga yang begitu optimis bahwa program 100 hari kerja itu akan terealisasi.

Di halaman Kantor Bupati, pada Jumat, (11/4/25), Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda menjelaskan, pada 100 hari pertama yang dilakukan pihaknya adalah mengaudit Perumda.

“Perumda memang sudah diaudit. Tinggal menunggu BPK audit. Hasil laporan sudah kita terima. Kalau sudah selesai audit tinggal kita memperbaikinya”, ujar Bupati.

Menurutnya, bukan hanya Perumda yang di audit, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende juga telah dilaksanakan audit. Bahkan, tambah Bupati, BPK saat ini sementara melakukan audit dan akan dilanjutkan setelah Paskah.

“Mungkin sebentar lagi akan ada hasilnya dan mungkin ada hal-hal yang memerlukan investigasi khusus karena diduga ada kehilangan uang”, terang Bupati.

Mengenai sampah, kata Bupati, pihaknya sementara membuat Peraturan Bupati (Perbub) pelaksana teknis dari Peraturan Daerah (Perda) sampah.

“Untuk hal ini, juga sudah jalan. Tapi sebelum kita tunggu Perbub, kita sudah mulai melakukan gerakan Ende bersih. Sampah kita kumpulkan. Nanti dalam Minggu ini kita perintahkan ASN semua di kota ini ambil bagian bersama”, ungkap Badeoda.

Baca Juga :  450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Lanjutnya, Minggu depan kita akan menginstruksikan sekolah-sekolah untuk membersihkan sampah sepanjang pantai, dari Ndao sampai Paupanda.

“Kita masih tunggu efisiensi, nanti kita menyediakan 5 unit kontainer untuk penampungan sampah dan kita sedang mengupayakan bagaimana cara mengolah sampah ini sekaligus kita menyiapkan anggaran untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru karena di sana masih kontrak”, pungkas Bupati.

Bupati menginginkan agar ke depan, selain menyiapkan TPA dengan benar, perlu pula strategi dalam mengelola sampah sehingga menghasilkan uang dari sampah organik.

Selain itu, di 100 hari ini, Bupati juga berencana membangun sebuah kesadaran kepada masyarakat lewat menghimbau dan melaksanakan gerakan Ende bebas sampah melalui bersih-bersih sampah setiap Minggu.

“Program Ende bersih ini juga kita sudah gerakan setiap sekolah untuk menjadi sekolah bersih dan sehat lewat dinas PK. Kita lounching pertama di Detusoko. Setelah itu Wolowaru, Wewaria, dan seterusnya”, urai Bupati.

Disampaikan Bupati Badeoda, mengenai program Ende terang, telah disiapkan anggaran sebesar Rp. 600 juta untuk pengadaan lampu jalan di beberapa titik kota Ende yang telah ditentukan.

“Kita fokus dulu di kota. Nanti di luar kota ada juga anggaran-anggaran yang sudah kita paketkan semua untuk pengadaan lampu diberbagai tempat dan itu di dinas perhubungan”, jelas Bupati. (CR/SP)

Berita Terkait

Jonas Salean tersandung kasus pengalihan aset tanah ,IMM NTT Dukung penuh PN Kupang pegang teguh putusan yang telah inkracht
Save Daniel Turot dari Kriminalisasi Wajah Kekuasaan di Kabupaten Ende
Nilai proses Hukum Jonas Salean Cederai Prinsip Keadilan,IMM NTT akan Gelar Unjuk Rasa di Pengadilan & Kejaksaan Tinggi NTT.
Laporan polisi Istri Bupati Ende adalah Bentuk Intimidasi,Ketua PMKRI Ende: Saat Kejadian Saya di Jakarta 
Usai di laporkan Istri Bupati Ende ,Ketua PMKRI Ende : Resiko Jadi Aktivis adalah keteguhan prinsip 
Awal Kasus Gusur rumah warga oleh Bupati,Kini Istri bupati Ende Lapor Ketua PMKRI Ende Ke Polres Ende
UPTD Tekkomdik Luncurkan Peta Pendidikan NTT 2026 untuk Dasar Kebijakan Berbasis Data
Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:01 WIB

Jonas Salean tersandung kasus pengalihan aset tanah ,IMM NTT Dukung penuh PN Kupang pegang teguh putusan yang telah inkracht

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:42 WIB

Save Daniel Turot dari Kriminalisasi Wajah Kekuasaan di Kabupaten Ende

Senin, 11 Mei 2026 - 20:54 WIB

Nilai proses Hukum Jonas Salean Cederai Prinsip Keadilan,IMM NTT akan Gelar Unjuk Rasa di Pengadilan & Kejaksaan Tinggi NTT.

Senin, 11 Mei 2026 - 15:28 WIB

Laporan polisi Istri Bupati Ende adalah Bentuk Intimidasi,Ketua PMKRI Ende: Saat Kejadian Saya di Jakarta 

Senin, 11 Mei 2026 - 12:04 WIB

Usai di laporkan Istri Bupati Ende ,Ketua PMKRI Ende : Resiko Jadi Aktivis adalah keteguhan prinsip 

Berita Terbaru