Soal Kuota Sapi, Pemprov Perlu Pertimbangkan Kearifan Lokal

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2014 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kupang, Savanaparadise.com,- Pemerintah Provinsi NTT diminta lebih bijksana dalam pembatasan kuota sapi. Pembatasan kuota oleh untuk pengiriman ternak sapi ke luar NTT perlu dikaji lagi dengan mempertimbangkan kearifan lokal.

“ pembatasan kuota sapi harus mempertimbangkan kearifan lokal. selama ini pembatasan kuota pengiriman sapi telah membawa dampak pada pemenuhan kebutuhan masyarakat,” kata anggota DPRD NTT, Jefri UnBanunaek kepada wartawan, Jumat (3/10)

Baca Juga :  Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja

Jefry yang merupakan ketua Fraksi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ini mengatakan Masyarakat harus didorong untuk meningkatkan produksi ternak. Namun ketika ternak yang dipelihara sudah siap panen mereka justru kesulitan untuk memasarkan karena dibatasi oleh kuota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Akibatnya pendapatan peternak pun jadi terganggu karena sapi yang belum terjual. Kebutuhan hidup sehari-hari jadi sulit terpenuhi,” jelasnya.

Baca Juga :  Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

Menurut Jefri selama ini masyarakat kita hanya sibuk dengan proses produksi dan tidak terlalu memperhitungkan dinamika harga di pasar.

Jefri juga menyayangkan adanya temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang kartel daging sapi di NTT. Dia menduga ada permainan yang masif yang melibatkan oknum birokrasi.(SP)

Berita Terkait

Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja
Bank NTT Hadirkan Solusi Digital untuk Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah
Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Bank NTT Ruteng Perkuat Digitalisasi UMKM Melalui Bazar Ramadan 2026
Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:46 WIB

Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

Bank NTT Hadirkan Solusi Digital untuk Tingkatkan Transparansi Keuangan Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:34 WIB

Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis

Berita Terbaru