Ende, Savanaparadise.com,- Duel sengit Liga Pelajar U-17 di Kabupaten Ende mempertemukan antara kesebelasan SMA Negeri Ndondo (SMANDO) versus SMAK St. Petrus di pool A. Dalam laga ini SMANDO mampu menahan imbang 1 – 1 melawan SMAK St. Petrus.
Kedua tim berlaga pada partai kedua babak penyisihan grup yang berlangsung di Stadion Marilonga Ende, Kamis, (11/6/2026).
Sebagai pendatang baru mengikuti turnamen Liga Pelajar U-17, Marfianus Nikolaus Sanggu (C) Cs memberikan perlawanan yang maksimal di atas lapangan hijau saat menghadapi tekanan dari para pemain SMAK St. Petrus. Bola panjang pendek di peragakan SMANDO di atas lapangan sehingga menarik untuk di tonton sejak kick off babak pertama berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hampir saja gol tercipta di menit-menit awal babak pertama ketika bola shooting dari salah satu pemain SMANDO masih membentur tiang gawang. Peluang ini memantik semangat para pemain SMANDO. Berkat kerja sama apik di lini serang, SMANDO baru memecahkan kebuntuan pada menit ke 14.
Penjaga gawang SMAK St. Petrus yang di jaga, Alexandro Wangge (1) terpaksa memungut si kulit bundar dari jalanya setelah bola yang di lesatkan oleh penyerang SMANDO tak mampu ditepisnya. Skor berubah, sementara SMANDO unggul 1 – 0.
Kegembiraan yang di luapkan para pemain, pelatih, dan suporter SMANDO tak bertahan lama. Dengan memanfaatkan kelalaian lini belakang SMANDO yang di jaga oleh, Alvons Dino Seda (Stevan (3)) Cs, SMAK St. Petrus berhasil berhasil menyamakan kedudukan pada menit 21 . Skor 1 – 1 ini tetap bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, kedua tim bermain terbuka. Peluang demi peluang tercipta di bagi kedua tim. Namun dewi fortuna seakan belum berpihak bagi kedua kesebelasan ini. Alhasil, hingga wasit, meniup peluit panjang, pertanda babak kedua usai, skor tidak berubah. Dengan hasil ini, kedua tim rela berbagi poin.
Manajer SMANDO, Ludger Naga Djawa usai pertandingan mengaku bangga dengan penampilan anak-anaknya di atas lapangan hijau saat menjamu SMAK St. Petrus meski hasil akhir pertandingan skor imbang 1 – 1.
Menurutnya, dari hasil pengamatannya di luar lapangan di menit-menit awal pertandingan, SMANDO unggul secara statistik sehingga lebih dulu unggul kala pertandingan memasuki menit.Akan tetapi, kata Ludger, di tengah pertandingan SMANDO mengalami kesulitan untuk bertahan sehingga menyebabkan gol balasan.
Ludger mengatakan, ini menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk melakukan pembenahan komposisi pemain terutama pada lini tengah karena kelihatan bolong.
“Dalam permainan tadi, jarak antara pemain depan dan tengah itu tidak kelihatan sementara tengah dengan belakang juga sama sehingga terjadi kebobolan. Itu menjadi evaluasi bagi tim SMA Negeri Ndondo untuk pertandingan berikutnya”, ujar Ludger yang juga adalah Kepala Sekolah SMANDO.
Menurut Ludger, karena ini awal buat SMANDO mengikuti turnamen Piala Bupati U-17 karena sekolah baru berdiri tiga tahun, Liga Pelajar ini menjadi ajang bagi SMANDO untuk tampil lebih baik, membina bakat dan mental para pemain untuk bersaing dengan sekolah-sekolah lain di seluruh kabupaten Ende.
“Jadi turnamen ini menjadi langkah awal bagi SMANDO untuk ke depannya untuk bersaing dengan sekolah-sekolah lain yang memiliki materi pemain di atas rata-rata”, pungkasnya.
SMAN Maurole Raih Tiga Poin Atas SMAK SANJOSFREND
SMA Negeri Maurole tampil meyakinkan pada partai pertama babak penyisihan grup setelah menaklukan SMAK SANJOSFREND dengan skor telak 3 – 0. Dari hasil pertandingan ini SMAN Maurole meraih tiga poin atas SMAK SANJOSFREND.
Tiga gol SMAN Maurole tercipta lewat Yohanes Embu Wowa (9) di menit 43, Umar Nara (10) di menit 53, dan Aprianus Benda (8) di menit 61.
SMAK SANJOSFREND tak mampu mengimbangi permainan dari anak asuh Paulinus M Mite. Kemenangan ini semakin memantapkan langkah Philipus R. Season (C) dan kawan-kawan untuk tampil maksimal di laga selanjutnya.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










