Polres Ende Bagikan Masker Pada Warga, Cegah Dampak Erupsi Lewotobi

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Satlantas Polres Ende sedang membagikan masker kepada seorang Ibu di Pasar Mbongawani

Personil Satlantas Polres Ende sedang membagikan masker kepada seorang Ibu di Pasar Mbongawani

Ende, Savanaparadise.com,- Kepolisian Resor (Polres) Ende membagikan masker gratis kepada warga dan pengendara roda dua demi mencegah dampak erupsi gunung Lewotobi.

Pembagian masker dipimpin langsung oleh Kaurbinops (KBO) Satlantas Polres Ende, Ipda Efram Y. Mosa Rago, pada Rabu, (18/6/25).

Selain membagikan masker, sempat juga disampaikan himbauan kepada masyarakat oleh personil Satlantas, agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah demi menjaga kesehatan saluran pernapasan akibat abu vulkanik dari erupsi gunung Lewotobi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KBO Satlantas Polres Ende, Ipda Efram Y. Mosa Rago menuturkan, dalam rangka merespons abu vulkanik dari erupsinya gunung Lewotobi yang merambah hingga di Ende, maka Polres Ende ambil langkah cepat dengan membagikan masker pada warga dan pengendara roda dua.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki

Langkah ini diambil, kata pria yang akrab disapa Ipda Ucep ini, sebagai bentuk kepedulian dari Polres Ende akan kesehatan warga dan pengendara roda dua.

“Kami laksanakan kegiatan ini di beberapa titik yang ramai aktivitas masyarakat dan lalu lintas, di antaranya di Simpang Lima Ende, Simpang Patung Marilonga Wolowona dan Simpang Pelni”, ujar Ipda Ucep.

Baca Juga :  Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata

“Kami membagikan masker kepada warga serta pengendara untuk melindungi mereka dari paparan abu vulkanik,” , tambahnya.

Dikabarkan, Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT kembali erupsi pada Selasa, 17 Juni 2025, pada pukul 17.35 Wita. Tercatat, ketinggian kolom abu mencapai kurang lebih 10.000 meter di atas permukaan gunung atau kurang lebih 11.584 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna kelabu tebal, terpantau hampir di sebagian daerah. Aktivitas vulkanik ini disertai awan panas ke segala arah. Bahkan abu vulkanik merambah hingga ke Kabupaten Ende. (CR/SP)

Berita Terkait

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir
Polres Ende Bersama Tokoh Agama, Mahasiswa dan Ojol Bagi Takjil Ke Warga di Bulan Suci Ramadhan
Bupati Badeoda Ungkap Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru Capaian Belum Maksimal
BGN Ende Minta SPPG Perhatikan Kualitas Bahan Baku dan Mutu Pengelolaan MBG
Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki
Korwil BGN Ende Sebut Dari 13 SPPG Yang Sudah Beroperasi Sebanyak 36.215 PMT Terlayani
Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:15 WIB

Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:20 WIB

Polres Ende Bersama Tokoh Agama, Mahasiswa dan Ojol Bagi Takjil Ke Warga di Bulan Suci Ramadhan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:47 WIB

Bupati Badeoda Ungkap Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru Capaian Belum Maksimal

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:21 WIB

Jembatan Penghubung 2 Desa di Ende Roboh Diterjang Banjir, Warga Harap Pemerintah Segera Perbaiki

Berita Terbaru

Kondisi salah satu rumah warga di Dusun Nioniba isi dalam rumah dipenuhi lumpur sesudah banjir (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 08:15 WIB