Bupati Ende Serahkan Bantuan Sembako Kepada Warga, Mama Ventiana Ucapkan Terima Kasih

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda serahkan bantuan Sembako kepada. Warga (Foto: Chen Rasi/SP)

Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda serahkan bantuan Sembako kepada. Warga (Foto: Chen Rasi/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda menyerahkan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada warga 4 desa di Kecamatan Ende diantaranya; Desa Peozakaramba, Uzuramba Barat, Nakuramba, Wajakea Jaya dan Jegharangga.

Penyerahan bantuan Sembako dilakukan secara terpusat bertempat di Desa Peozakaramba, Sabtu, (10/5/25).

Camat Ende, Iren Pani pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati atas bantuan yang diberikan kepada warganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadapan Bupati, Camat Ende berharap agar Bupati juga memperhatikan kondisi jalan rusak sebagai akses utama bagi warga setempat. Ia juga berharap agar Bupati dapat membantu umat di lingkungan tersebut, di mana saat ini sedang membangun kapela.

“Sekali lagi bapak Bupati, terima kasih banyak atas kunjungan dan bantuan yang sudah diberikan kepada warga yang berkekurangan”, ucap Camat Ende.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Kanis Poto mengatakan selain 4 desa yang menerima bantuan Sembako, terdapat pula satu desa yang juga mendapat bantuan yang sama yakni di Kecamatan Nangapanda.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Kadis Kanis Poto menuturkan, agenda kunjungan kali ini tak hanya menyerahkan bantuan Sembako melainkan berkenaan dengan adanya rencana beberapa pembanguna yang akan terjadi di wilayah itu.

Dikatakan, pembangunan yang akan dilakukan dananya bersumber dari bantuan perhimpunan Pelajar Indonesia yang ada di Singapura.

“Mereka ini sebagai donatur. Anak-anak atau Adik-adik di sana, mereka minta di wilayah kecamatan Ende yang berkekurangan baik itu Perumahan, Sanitasi, Toilet, Air Bersih, dan Sekolah”, ungkapnya.

Kadis Kanis Poto juga mengungkapkan, mengenai air bersih orientasinya terpusat di dua desa yakni, Desa Wajakea Jaya dan Desa Jengharangga.

“Diwilayah ini urusan perumahan tidak layak huni, toilet, sanitasi, paud, serta rehabilitasi sekolah Kekajodho”, timpalnya.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Badeoda mengaku senang dapat berkunjung kembali di Desa itu setelah sekian lama. Ia mengakui banyak persoalan yang dialami oleh masyarakat di wilayah tersebut.

Hal itu Bupati katakan berdasarkan pengamatannya, yang tentunya membutuhkan campur tangan dari pemerintah.

“Tadi sudah disampaikan soal kapela dan kondisi jalan yang rusak. saya berharap tahun ini kita sudah bisa realisasikan itu”, ujar Bupati.

Baca Juga :  Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

“Kalau saya melihat bahwa daerah ini penghasil komoditi dan itu menjadi perhatian pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam menjual hasil komoditi agar harga tetap terjangkau”, kata Bupati.

Karena itu, kepada para kepala desa Bupati mendorong agar segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) demi mengakomodir hasil komoditi masyarakat dengan menjaga harga tetap stabil dari para tengkulak.

“Saya harapkan para kepala desa segera bentuk Bumdes dan kalau sudah terbentuk segera di data dan di badan hukumkan”, tukas Bupati.

Bupati juga mendorong para kepala desa menyiapkan Koperasi Desa Merah Putih dan Ia menyebut bahwa pendanaan itu sebagian besar dari dana desa.

Perwakilan penerima bantuan Sembako, Ibu Valentina Bhara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Ende atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada warga kurang mampu.

“Terima kasih juga respon Bupati atas kondisi jalan kami yang rusak para dan juga pembangunan kapela”, kata Valentina. (CR/SP).

Berita Terkait

Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran
Gubernur NTT Tunggu Hasil Inspektorat, Polemik Pelantikan Sekda Ngada Bisa Berujung Sanksi
Nasib Warga Dua Dusun di Likanaka Ende Hidup Tanpa Listrik
Pengamat Politik UNWIRA :Bupati Ngada punya wewenang angkat Sekda sesuai UU Pemda, Namun harus penuhi prosedur sistem merit UU ASN.
Darius Beda Daton : Kewenangan pengangkatan Sekda Ngada ada pada Bupati, Gubernur hanya Koordinasi 
Dukung program MBG di NTT,UMKM S.W Supplier Panen Raya hasil Pertanian di Kab.Kupang
Polemik Sekda, Sam Haning Minta Yos Rasi Jangan Sulut Emosi Gubernur vs Bupati Ngada
Digugat Rp4,2 Miliar, Bupati TTU dan Dinas Kesehatan Terseret Kasus Pengadaan Vaksin
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:39 WIB

Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:42 WIB

Gubernur NTT Tunggu Hasil Inspektorat, Polemik Pelantikan Sekda Ngada Bisa Berujung Sanksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:48 WIB

Nasib Warga Dua Dusun di Likanaka Ende Hidup Tanpa Listrik

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:02 WIB

Pengamat Politik UNWIRA :Bupati Ngada punya wewenang angkat Sekda sesuai UU Pemda, Namun harus penuhi prosedur sistem merit UU ASN.

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:54 WIB

Darius Beda Daton : Kewenangan pengangkatan Sekda Ngada ada pada Bupati, Gubernur hanya Koordinasi 

Berita Terbaru