Praperadilan Di PN Ende, Pemohon Dan Termohon Hadirkan Saksi Ahli

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Mikhael Feka, SH,,,MH saat memberikan pendapat atau keterangan dipersidangan Praperadilan Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Dr. Mikhael Feka, SH,,,MH saat memberikan pendapat atau keterangan dipersidangan Praperadilan Ende (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Sidang Praperadilan dengan perkara nomor 1/Pind. Pra/Pn. End yang di pimpin oleh Hakim Tunggal, I Putu Renata I Putra, SH memasuki pembuktian dengan menghadirkan para saksi, baik itu saksi ahli dan saksi fakta.

Sebelumnya, baik dari Kuasa Hukum Pemohon dan Termohon sudah mengajukan bukti surat ke Majelis Hakim yang memimpin persidangan Praperadilan.

Terpantau, pada persidangan ketiga ini, 13 Maret 2025, kuasa hukum pemohon menghadirkan saksi ahli hukum pidana, Dr. Mikhael Feka, SH,,MH, Dosen Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, untuk memberikan pendapat atau keterangan yang independen sesuai keahliannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu pun dengan Termohon (Kejari Ende) juga menghadirkankan saksi ahli hukum, Dr. Simplexius Asa, SH,,MH, Dosen sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Selain saksi ahli, termohon juga menghadirkan saksi fakta sebanyak 3 orang.

Saksi Ahli yang dihadirkan Pemohon, kemudian diambil sumpahnya oleh Majelis Hakim, selanjutnya Ahli memberikan pendapat hukum atau keterangan sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan dari Kuasa Hukum Pemohon mengenai perkara yang diajukan. Usai kuasa hukum Pemohon mengajukan pertanyaan dan meminta pendapat ahli, diberi kesempatan pula oleh majelis hakim kepada Termohon untuk mengajukan pertanyaan.

Baca Juga :  GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila

Setelah semua pendapat atau keterangan yang disampaikan oleh ahli sesuai keahliannya, Majelis Hakim kemudian menskorsing sidang Praperadilan dan dilanjutkan pada pukul 14.00 (jam 2 siang).

Ada hal yang menarik dalam persidangan lanjutan pukul 14.00. Di mana, saat itu dari kuasa Termohon menghadirkan 3 orang saksi fakta. Kuasa Pemohon pun menyampaikan keberataan terhadap salah satu saksi fakta yang dihadirkan Termohon kepada Majelis Hakim dengan alasan saksi ahli merupakan Staf Kejaksaan Negeri ini.

Akhirnya, Majelis Hakim memutuskan, salah satu saksi fakta yang merupakan staf dibagian administrasi kejaksaan tidak bisa diambil sumpahnya karena “conflict of interest” (benturan kepentingan).

Kendatipun tidak diambil sumpah, Mejelis Hakim tetap memberi ruang kepada saksi fakta untuk memberikan keterangan berdasarkan fakta, apa yang dilihat, didengar, dan dialaminya sendiri.

Baca Juga :  Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Keterangan saksi fakta diawali dari, Albert Yani, eks Kepala BPBD kabupaten Ende sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada Paket Pekerjaan Normlisasi Kali dan Pemasangan Bronjong Penahan Tebing Kali Lowolande di Desa Kota Baru, dan Paket Pekerjaan Pemasangan Bronjong Penahan Tebing Kali Lowolulu di Desa Tou Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende T.A 2016.

Selain Albert Yani, Termohon juga menghadirkan saksi fakta yang berhubungan langsung dengan Paket pekerjaan normalisasi kali dan bronjonisasi yang waktu itu sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sariatus Serebri Temu.Keduanya sama-sama memberikan keterangan di sidang Praperadilan.

Usai Albert Yani dan Sariatus Serbri Temu memberikan keterangan, sidang dilanjutkan dengan saksi fakta dari Kejaksaan Negeri Ende. Kemudian proses persidangan diakhiri dengan pendapat atau keterangan dari Saksi Ahli dari Termohon. (CR/SP)

Berita Terkait

Produk OSOP SMKN 3 Kupang Dapat Apresiasi & Testimoni Positif Dari Sejumlah OPD Dikantor Gubernur NTT 
Gubernur NTT Dihujat Netizen Kurang Santun ,GMNI Kupang Ajak Bijak Bermedsos & Tidak Nilai Sepihak 
PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi
Kampanye Mutu,TK EDUARD MICHELIS-NASIPANAF Showan Ke Masyarakat, Fransiska Nau ajak Anak Masuk TK EDUARD MICHELIS
Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB
Logosi Institute & PT Filosi Selenggarakan  Filosi Competition Robotic Expo 2026, Kadis P&  K NTT Beri Apresiasi : Ini Langkah Strategis Dongkrak Kualitas SDM Dibidang Teknologi 
Jaga Netralitas Hakim, Komisi Yudisial NTT Pantau Persidangan Kasus Penyerobotan Tanah di Kelurahan Maulafa 
KPID NTT Silahturahmi Ke Balmon Kelas 1 Kupang ,KPID NTT Ajak Kerja Kolaborasi Awasi Lembaga Penyiaran 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:32 WIB

Produk OSOP SMKN 3 Kupang Dapat Apresiasi & Testimoni Positif Dari Sejumlah OPD Dikantor Gubernur NTT 

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Gubernur NTT Dihujat Netizen Kurang Santun ,GMNI Kupang Ajak Bijak Bermedsos & Tidak Nilai Sepihak 

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:08 WIB

PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:23 WIB

Kampanye Mutu,TK EDUARD MICHELIS-NASIPANAF Showan Ke Masyarakat, Fransiska Nau ajak Anak Masuk TK EDUARD MICHELIS

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:01 WIB

Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB

Berita Terbaru