Kelompok Petani Jeruk di Curup Bengkulu Jangkau Pasar Lebih Luas Berkat Pemberdayaan BRI

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Savanaparadise.com,– Jeruk Gerga Curup kini menjadi salah satu komoditas unggulan di Bengkulu, tidak hanya sebagai produk pertanian tetapi juga sebagai daya tarik wisata. Berlokasi di Desa Karang Jaya, Danau Mas, Kecamatan Selupu Rejang, Curup, Bengkulu, jeruk ini telah membawa perubahan signifikan bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Selain menjadi komoditas pertanian unggulan, lokasi Desa Karang Jaya yang berada di kawasan wisata Danau Mas dan Curug juga membuat Jeruk Gerga Curup menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung. Diana, seorang petani lokal bahkan menyediakan wisata petik buah jeruk bagi pengunjung, sehingga pengalaman wisata menjadi lebih interaktif.

Keunggulan Jeruk Gerga Curup terletak pada daya tahannya yang bisa mencapai satu bulan, asalkan kulit buah tidak rusak. Selain itu, jeruk ini memiliki ukuran bulir yang besar, rasa segar dengan tingkat gula rendah, dan sedikit asam, menjadikannya pilihan tepat untuk diet maupun kebutuhan kecantikan. Jeruk ini juga aman dikonsumsi oleh penderita gula darah tinggi.

Diana mengakui bahwa mengembangkan usaha ini membutuhkan modal besar, terutama untuk lahan dan perawatan. Melalui program Klasterku Hidupku, BRI hadir memberikan solusi dengan pelatihan, akses modal kerja dan promosi usaha. Diana menuturkan bahwa program ini sangat membantu, terutama untuk membangun usaha di tahap awal.

Klaster Jeruk Gerga Curup yang turut serta pada Bazzar UMKM BRI di Kantor Pusat BRI pada 16 Desember 2024 lalu mengungkapkan rasa terima kasihnya ke BRI. “Berkat BRI kami mendapatkan kemudahan akses modal kerja yang meringankan, juga pelatihan yang memberikan kami banyak wawasan baru. Bahkan, kami diberi kesempatan untuk mempromosikan produk melalui bazar-bazar seperti ini,” ungkap Diana.

Baca Juga :  Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT untuk Bangun Infrastruktur

Diana berharap Jeruk Gerga Curup bisa terus berkembang dan dikenal lebih luas hingga ke pasar internasional. Ia juga optimis bahwa kerja sama dengan BRI akan terus mendorong kemajuan ekonomi petani lokal di Bengkulu.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan bahwa program Klasterku Hidupku merupakan salah satu strategi BRI untuk mendukung penguatan ekonomi berbasis komunitas.

“BRI berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi petani lokal melalui pembiayaan dan pembinaan. Jeruk Gerga Curup adalah salah satu contoh sukses bagaimana sinergi antara perbankan dan petani mampu menciptakan peluang baru, tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga pariwisata,” jelas Supari.(SP)

Berita Terkait

Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Bank NTT Ruteng Perkuat Digitalisasi UMKM Melalui Bazar Ramadan 2026
Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS
Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT untuk Bangun Infrastruktur
Bazar Ramadan Bank NTT Dorong UMKM Labuan Bajo Beralih ke Transaksi Digital
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Bank NTT Gulirkan KUR Rp350 Miliar, 1.000 Calon Pekerja Migran Jadi Sasaran
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:34 WIB

Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:00 WIB

Bank NTT Ruteng Perkuat Digitalisasi UMKM Melalui Bazar Ramadan 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:15 WIB

Pemkab SBD dan Bank NTT Teken Kerja Sama SP2D Online Berbasis CMS

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:36 WIB

Pemkab Rote Ndao Pinjam Rp30 Miliar ke Bank NTT untuk Bangun Infrastruktur

Berita Terbaru