Jubir Paket SIAGA Minta Johni Asadoma Lebih Bijak Sampaikan Pernyataan Politik

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com, – Politisi artai Kebangkitan Bangsa (PKB) Yusinta Ningsih Nenobahan Syarif meminta Calon Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma agar lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan politik.

“Mestinya beliau (Johni Asadoma) lebih bijak. Komunikasi politik atau pun manuver politik dengan Partai Politik (Parpol) manapun, itu di ruang terbatas. Pasti ada kesepakatan-kesepakatan bersama Partai Politik,” tegas Yusinta, Rabu (28/8/2024).

Yusinta menjelaskan, dalam kontestasi politik di mana pun, setiap figur atau pasangan calon yang ingin bertarung, tentunya punya berbagai persiapan, termasuk biaya untuk konsolidasi politik hingga alat peraga kampanye.

“Parpol pastinya memperhitungkan itu. Karena ketika Parpol memberikan dukungan atau mengusung, bukan hanya sebatas kertas. Pastinya Parpol juga akan bertanggungjawab jawab dan ikut bekerja,” kata Yusinta yang juga Juru Bicara (Jubir) pasanga Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA).

Yusinta menambahkan, siapapun yang dipercaya perlu memberikan masukan-masukan politik kepada Johni Asadoma, agar ketika memberikan pernyataan politik bisa menyejukan dan menuai simpati, bukan sebaliknya.

“Tujuan dari pernyataan politik itu kan selain memberikan edukasi politik, juga untuk menuai simpati masyarakat. Bukan mendiskreditkan salah satu pihak,” tegas Yusinta.

Baca Juga :  SPK Siap Tuntaskan Persoalan Air Yang dikeluhkan Masyarakat Sabu Raijua

Penegasan Yusinta ini menanggapi pernyataan Johni Asadoma dalam sambutannya saat mendaftar bersama Calon Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di KPUD NTT, Selasa (27/8/2024).

Saat itu, Johni Asadoma bercerita prosesnya untuk maju di Pilgub NTT dengan mendaftar melalui sejumlah Partai Politik (Parpol). Dia menyentil mahar di PKB yang menurutnya sangat mahal. Pernyataan itu disiarkan secara live melalui Channel Youtube KPUD NTT.

“Saya mau daftar di PKB tetapi pendaftaran terlalu mahal. Aduh mahal sekali ini ya. Partai lain saya cuma tahu dari jauh saja,” ungkap Johni Asadoma. (*/)

Berita Terkait

Fraksi PDIP DPRD Ende Buka Suara Atas Perbub Nomor 10 Tahun 2025, Jadi Objek Interpelasi
Ketua DPD PDIP NTT Usulkan Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende Dinaikkan Statusnya Melalui Kepres
Pimpin Konfercab di Ende, Djarot Sebut Flores Punya Hubungan Historis Sangat Kuat Dengan PDI Perjuangan
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Erik Rede Gabung ke PAN, Ahmad Yohan: PAN Merupakan Rumah Yang Nyaman Bagi Semua Orang
Songsong HUT Golkar Ke-60, Partai Beringin di Ende Gelar Pasar Murah
Ketua Pemuda Klasis Dukung SE Wali Kota Kupang Soal Jam Pesta, Minta Sosialisasi hingga Tingkat RT/RW
Christian Widodo Tegaskan Pembatasan Jam Pesta Bukan Larangan, tapi Keseimbangan Hak
Berita ini 1 kali dibaca