Bunda Julie Hidupkan Asa Warga Manggarai Raya Lewat Program Kedelai

- Penulis

Minggu, 26 November 2023 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com, – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem Julie Sutrisno Laiskodat selama ini dikenal sangat dekat dengan masyarakat.

Selain dekat, wanita yang akrab disapa Bunda Julie ini punya kepedulian terhadap persoalan kesejahteraan ekonomi masyarakat NTT.

Kepedulian itu ia tunjukan dengan cara melahirkan sejumlah gagasan cerdas untuk membantu masyarakat keluar dari jurang kemiskinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu yang dilakukan Bunda Julie adalah mendatangkan dan mempertemukan offtaker dengan petani Kedelai di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur.

Usahanya itu membuahkan hasil yang luar biasa, pasalnya Kedelai yang diproduksi petani meningkat dari tahun ke tahun, dan hasil produksinya langsung dibeli oleh offtaker.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

“Peran Bunda Julie luar biasa. Jadi kami pun bisa terus konsisten di sini, karena banyak program-program yang Ibu Julie kucurkan. Salah satunya bulan lalu dari dana aspirasi, kita lakukan Bimtek ke tiga (Kabupaten) Manggarai. Ini kelanjutan dari program-program yang Bunda Julie lakukan selama ini,” ujar Erick Teguh Herwinda, SE, Direktur Utama PT. Kedelai Inti Raya yang selama ini menjadi offtaker produk Kedelai masyarakat Manggarai, Sabtu 25 November 2023.
Ia menjelaskan, sudah hampir 2 tahun pihaknya hadir di Manggarai, dan animo masyarakat untuk menjadi petani Kedelai sangat tinggi. Saat ini, hasil produksi Kedelai di Manggarai mencapai 130 ton.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

“Kita mulai tahun 2022 itu sebanyak 70 ton. Tahun ini meningkat ada sekitar 125 sampai 130 ton,” ungkapnya.

Dengan jumlah produksi yang semakin meningkat, maka ke depan, Manggarai raya diharapkan bisa dijadikan sentra benih untuk kebutuhan benih kedelai di NTT.

Erick berharap, dengan adanya program pengembangan Kedelai ini, maka kesejahteraan ekonomi masyarakat semakin meningkat.

“Untuk tahun depan, kami merencanakan pengembangan Kedelai seluas 10000 hektar di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai,” pintanya.

Dengan target ini, maka pihak terus menggandeng sejumlah pihak termasuk pemerintah dan lembaga perbankan, untuk melaksanakan pelatihan dan peningkatan kapasitas petani Kedelai di Manggarai. (SP)

Berita Terkait

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo
Wujudkan Demokrasi, SMAS Taruna Mandiri Fatubenao Gelar Pemilihan Ketua OSIS Ala Pemilu
Mentri Nino Pereira Bertemu Gubernur NTT, Bahas Peluang Bisnis Dan Investasi Ke Timor Leste
Tutup Kejurda NTT, Gubernur Melki Katakan Drag Bike Picu Pertumbuhan Ekonomi Disektor UMKM
Mentri Wihaji Ungkap Prevalensi Stunting Di NTT Masih Tinggi
Gubernur Melki Akan Manfaatkan Aset Tidur Pemprov NTT Demi Genjot PAD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:05 WIB

Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo

Kamis, 11 September 2025 - 17:24 WIB

Wujudkan Demokrasi, SMAS Taruna Mandiri Fatubenao Gelar Pemilihan Ketua OSIS Ala Pemilu

Selasa, 1 Juli 2025 - 09:05 WIB

Mentri Nino Pereira Bertemu Gubernur NTT, Bahas Peluang Bisnis Dan Investasi Ke Timor Leste

Berita Terbaru

Oplus_131072

Kupang

Politisi PDIP Sebut NTT Mart Lebih Mirip Kios Biasa

Selasa, 3 Mar 2026 - 08:45 WIB