Wujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Kodim 1604/Kupang Gelar Kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

- Penulis

Kamis, 1 April 2021 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,– Dalam rangka mewujudkan keharmonisan dan kondusifitas antar umat beragama, Kodim 1604/Kupang menggelar Pembinaan Kerukunan Umat Beragama TW I TA. 2021 dengan mengusung tema “Mewujudkan Binter TNI-AD yang Adaptif Melalui Kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Demi Mencegah Konflik Sosial Antar Umat Beragama Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa.”

Kegiatan tersebut bertempat di Aula Serba Guna Makodim 1604/Kupang Jln. Mohammad Hatta No. 22, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Rabu (31-03-2021).

Kegiatan ini selain diikuti oleh anggota Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 1604/Kupang, Dandim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos yang diwakili oleh Kasdim 1604/Kupang Letkol Inf Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Sc., M.Tr., Hanla, Pgs. Pasiter Kodim 1604/Kupang Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar, Tokoh Agama Bpk. Ustad Mansyur, Tokoh Agama Pdt. Yeremias Tode, S.Th, Ibu-ibu Pengurus Persit KCK Kodim 1604/Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dandim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos yang diwakili oleh Kasdim 1604/Kupang Letkol Inf Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Sc., M.Tr., Hanla, menyampaikan pertama-tama kita bersyukur kepada Tuhan YME karena sampai dengan saat ini kita semua masih diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan sehingga pagi ini kita semua dapat mengikuti dan berkumpul dalam kegiatan ini.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

“Betapa pentingnya kerukunan umat beragama di lingkungan kita umunya di Indonesia, sesuai dengan salah satu dasar negara yaitu Bhinneka Tunggal Eka yang artinya walaupun berbeda-beda baik suku, ras golongan, agama akan tetapi kita tetap satu juga,” ujarnya.

Indonesia merupakan negara yang memiliki kebhinekaan yang sangat beragam dari suku budaya, adat istiadat sampai dengan agama. Inilah salah satu kebhinekaan yang menjadi pemersatu bangsa yang dimiliki oleh Indonesia.

Kasdim 1604/Kupang menambahkan semua harus dan wajib menghormati hak asasi manusia, terutama untuk kemerdekaan di dalam menganut agama dan kepercayaan sebagaimana dalam undang-undang. Karena itu, seluruh warga negara harus hidup berdampingan demi menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama ini bertujuan untuk mencegah konflik sosial antar umat beragama serta untuk meningkatkan rasa toleransi, saling menghargai antar umat beragama demi mencegah terjadinya konflik sosial guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa khususnya di wilayah Kodim 1604/Kupang,” pungkasnya.

Tokoh Agama Bpk. Ustad Mansyur mengatakan kita patut bersyukur kepada Tuhan YME karena atas berkat dan karunianya kita bisa berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat dalam rangka mengikuti kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Bicara tentang kerukunan umat beragama, dimana semua umat bragama mengajarkan hal itu, dimana saling menghargai, tolong menolong satu dengan yang lain yang bertujuan untuk mencapai sebuah kebahagian hidup di dunia.

“Saya kira tidak ada kebahagiaan kalau sebuah kehidupan itu saling ada rasa membenci, menghina dan sebuah bentrok fisik. Oleh karena itu, kerukunan umat beragama di dalam kehidupan kita sangat dibutuhkan, sehingga acara kita pada pagi hari ini patut kita dukung dan laksanakan secara terus menerus sehingga kehidupan kerukunan antar sesama umat beragama dan suku bisa dapat terwujud,” ucapnya.

“Inti dari sebuah kehidupan antar umat beragama yaitu kita harus saling menghargai, saling menolong dan terutama takut akan Tuhan,” kata Ustad Mansyur.

Kegian tersebut mendapat apresiasi yang baik dari para Tokoh Agama atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengusulkan agar kegiatan seperti ini rutin dilakukan untuk semakin mempererat persaudaraan antar umat beragama di Indonesia.

Selama pelaksanaan kegiatan tersebut, seluruh tamu undangan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.(SP/Pendim1604/Kupang)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru