Seorang Kakek di Nagekeo Ditemukan Tewas Dalam Pondok Sawah

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2020 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbay, Savanaparadise.com,- Seorang kakek bernama Thomas To (75) ditemukan tewas di dalam pondok miliknya di areal persawahan di Desa Aeramo, Kabupaten Nagekeo. Thomas To yang merupakan warga asal desa Uwa, kecamatan Mauponggo ini ditemukan oleh seorang warga bernama Rafael Renga.

Dilokasi kejadian, Rafael Renga menjelaskan pada saat itu ia hendak membeli Kelapa milik korban, sekitar pukul 14.00 wita, (27/10/20). Pada saat di panggil tidak ada jawaban. Karena penasaran tidak ada jawaban ia langsung membuka pintu,

” Setelah membuka pintu saya kaget karena melihat korban sudah telungkup kaku saya sempat panggil satu kali namun korban tidak menjawab,” jelasnya.

Melihat kejadian itu saksi langsung berlari ke rumah tentangga untuk menyampaikan kejadian itu.

Asna Aso anak kandung dari korban sempat menghubungi korban pada tanggal 26 Oktober 2020.

“Saya dengan kaka saya sempat telepon sambung 3 dengan bapak. Sampai 3 kali tapi tidak direspon. Saya pikir bapak mungkin sedang jaga burung.” katanya.

Baca Juga :  Cipayung Plus Menduga Adanya Intimidasi Dibalik Kehadiran Camat Enteng dan Sat Pol PP di Margasiswa PMKRI, Begini Penjelasan Camat

Ia juga menjelaskan bapaknya sudah kerja sawah disini sudah 5 tahun. sawah ini bukan milik bapaknya tapi milik Mikael Jago yang juga warga Aeramo yang di gadaikan ke bapaknya.

” Bapak dengan mama sendiri yang tinggal di sawah. mama saya hari Sabtu kemarin baru turun kampung di Uwa Mauponggo jadi bapak sendiri saja disawah,” katanya.

Untuk diketahui jenasa saat inj berada di RSD Aeramo dan masih menunggu keluarga untuk di berangkatkan ke kampung halamannya.(FR03)

Berita Terkait

PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi
Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB
DPRD Ende Soroti Soal Perubahan Struktur APBD Tanpa Melalui Perda Perubahan
Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende
GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan
Relawan SPPG di Ende; Program MBG Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal Serta Buka Lapangan Kerja
PADMA Indonesia Tegaskan Penggusuran Rumah Warga di Ende Oleh Pemda Abaikan Kemanusian dan Langgar Konstitusi
ADD 2025 Dipotong 6 Juta; Kadis PMD Ende Sebut Bukan Dipotong Tapi Disesuaikan dan Uangnya Ada di Kas Negara
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:08 WIB

PBVSI Ende Up Grade Wasit Lisensi B dan A, Vinsen Sangu; Kita Butuh Wasit dan Pelatih Yang Berlisensi

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:01 WIB

Miliki Bukti Kuat, Margareta Doa Siap Hadapi Perkara di PN Ende, Kuasa Hukumnya; Klien Kami Punya Sertifikat HGB

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

DPRD Ende Soroti Soal Perubahan Struktur APBD Tanpa Melalui Perda Perubahan

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kadis Venan; Ini adalah Amanah Untuk Peningkatan SDM di Ende

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:52 WIB

GMNI dan LMND Nyatakan Penggusuran di Irian Jaya Ende Harus Didasarkan Pada Putusan Pengadilan

Berita Terbaru