Mengaku Pernah Tumbangkan Soeharto, Anggota DPRD NTT Ini Usir Mahasiswa

- Penulis

Rabu, 9 Oktober 2019 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Anggota DPRD NTT, Agus Lobo menolak berdialog dengan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat ( Gempar) Kota Kupang, Rabu, 9/10/19 di gedung DPRD NTT. Politisi Partai Amanat Nasional ini malah bertanya kepada dimana Gempar ketika Mahasiswa Kota Kupang berdemo soal RUU KHUP dan Undang-Undang KPK.

” Kemarin-kemarin kalian dimana saat demo penokalan UU KPK disini. Soal RUU KPK saat ini, lagi berproses dan itu di pusat . Tidak ada ruang, kami saat ini lagi sibuk, kalau mau memyampaikan aspirasi langsung disini,” Ujar Agus ketus.

Bahkan pada saat itu dihadapan puluhan demonstran, Agus mengaku pernah menjadi aktivis dan berhasil menumbangkan presiden Soeharto.

“Saya aktifis 98. saya yang demo turunkan Suharto. Kemarin-kemarin kalian dimana saat demo penolakan RUU KPK disini. ini kalian demo sendiri -sendiri. Saat ini, tidak ada ruang dialog,” kata Agus.

Mendapat tanggapan seperti itu salah satu perwakilan mahasiswa meminta waktu untuk berdialog dengan anggota DPRD NTT dan mendengarkan aspirasi mahasiswa.

Alih-alih mendapat sanggahan dari mahasiswa, Agus malah tambah meradang. ia tetap menolak untuk berdialog dengan mahasiswa. bahkan ia meminta aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota untuk mengurus mahasiswa.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

” saat ini berproses di pusat. kemarin-kemarin soal ini disini juga telah dilakukan demo dan aspirasi sudah diterima. ini kalian demo sendiri -sendiri. Saat ini, tidak ada ruang dialog. Pak polisi tolong diurus adik-adik ini,” ketusnya  sambil meninggalkan para mahasiswa.

Namun beberapa waktu kemudian para pendemo berdialog dengan Agus Lobo setelah dicegat beramai-ramai. dialog tersebut dilakukan diruang Fraksi PAN DPRD NTT.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru