Ini Kronologis Penangkapan Aktivis Pembebasan Papua di Kupang

- Penulis

Sabtu, 1 Desember 2018 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Belasan orang aktivis Pembebasan di Kupang dikabarkan ditangkap dan diamankan ke Polres Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 30 November 2018 malam. Tak hanya aktivis pembebasan Papua yang ditangkap, Polisi juga mengamankan aktivis Lingkar Demokrasi Papua Barat.

Penangkapan terhadap belasan aktivis pembebasan ini dilakukan saat para aktivis pembebasan sedang mempersiapkan aksi untuk mendukung aksi rakyat West Papua yang diselenggarakan secara global peringati hari lahirnya embrio Negara Papua Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Al salah satu aktivis Lisdem menuturkan kronologis penangkapan aktivis dan mahasiswa Papua. Al mengatakan pada pukul 19.00 Wita sedang menyiapkan perangkat aksi demi merespon HUT kemerdekaan West Papua.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

” Pada pukul 22 : 28 Wita saya dapat SMS dari kawan pembebasan bahwa ada sekitar belasan intel datang ke titik lokasi untuk meminta kepada kawan-kawan untuk membatalkan aksi yang akan di laksakan pada hari hari sabtu tanggal 1 Desember 2018 bertempat lokasi aksi Depan Polda NTT,” kata Al ketika dihubungi SP, 01/12/18 di Kupang.

Permintaan itu kata Al tidak dituruti. para aktivis dan mahasiswa Papua Barat tetap berkomitmen untuk tetap melakukan aksi.

” Kawan-kawan tetap pada prinsip untuk melakukan aksi,” kata Al.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Dijelaskannya lebih lanjut pada pukul 00: 40 Wita, para aktivis dan mahasiswa Papua Barat sudah diangkut menuju Mapolresta Kupang Kota.

‘ saya mendapat kiriman foto dari kawan-kawan dengan dan menginformasikan bahwa mereka sudah angkut kedalmas oleh pihak kepolisian,” Kata Al.

Al mengatakan Belasan para aktivis dan mahasiswa Papua Barat masih ditahan di Mapolresta Kupang Kota.

Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast ketika dihubungi SP mengaku belum mendapat informasi tersebut. Ia malah bertanya soal kejadian tersebut.

” Siapa yang menangkap ? Dimana ditangkapnya ?,” kata Jules.(SP

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru