11 Bakal Calon Medaftar di PDI Perjuangan

- Penulis

Selasa, 16 Mei 2017 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMG-20170516-WA0000

Kupang, Savanaparadise.com,- Sebanyak 11 bakal calon gubernur dan wakil gubernur mendaftar di DPD PDI Perjuangan.

Ketua Panitia Pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur DPD PDI Perjuangan NTT, Niko Frans mengatakan Tahapan pendaftaran sudah ditutup.

Niko menjelaskan, dari 11 orang yang mendaftar itu, sembilan orang mendaftar sebagai bakal calon gubernur dan dua orang mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur.

Dari sembilan bakal calon yang mendaftar itu, dua orang berasal dari kader partai yakni Kristo Blasin dan Raymundus Fernandez.

Sedangkan enam lainnya berasal dari partai lain dan profesional serta tidak terikat partai politik manapun. Mereka adalah Ibrahim Agustinus Medah (Ketua DPD Golkar NTT), Hyronimus Fernandez (birokrat), Ayub Titu Eki (Bupati Kupang), Daniel Tagu Dedo, Honing Sany, Yoseph Sunny dan Daniel Herison Wadu. Sementara itu, yang mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur yakni Umbu Saza dan Noviyanto Umbu Patty Lende.

“Tahap selanjutnya desk pilkada bersama panitia memverifikasi berkas kelengkapan semua bakal calon yang telah mendaftar,” kata Niko Kepada wartawan di sekretariat DPD PDIP, 15/5.

Lebih lanjut mantan anggota DPRD Kota Kupang ini menyampaikan, setelah dilakukan verifikasi dan telaahan, akan diantar ke DPP di Jakarta untuk diseleksi di tingkat pusat. Kemudian partai melakukan survei untuk mengetahui tingkat elektabilitas.

Tahap berikutnya, DPP akan melakukan tes kepatutan dan kelayakan untuk selanjutnya ditetapkan bakal calon yang akan diusung PDI Perjuangan. Untuk hal ini menjadi kewenangan DPP dengan mempertimbangkan masukan dari DPD.

Bakal calon Gubernur, Honing Sanny yang mendaftar di hari terakhir masa pendaftaran mengatakan, dengan mendaftar di PDI Perjuangan, sama seperti kembali ke rumah sendiri, karena partai ini telah mengantarnya menjadi anggota DPR RI dua periode asal daerah pemilihan Flores, Lembata dan Alor. Dengan mendaftar ini juga, dirinya ingin mengambil bagian menjadi pemimpin NTT lima tahun ke depan.

“Berbekalkan dua kali menjadi anggota DPR RI, saya yakin memiliki basis massa yang pasti, apalagi saya juga telah melakukan komunikasi politik yang menjangkau semua daerah di NTT,” ungkap Honing.

Ia menyebutkan sejumlah alasan dirinya mendaftar di PDI Perjuangan, yakni PDI Perjuangan adalah partai terbuka yang siap mengakomodasi kader dan non kader sebagai pemimpin daerah ini. Hal ini juga ditunjukkan dengan apresiasi yang sangat bagus para pengurus partai menerima proses pendaftaran. Dengan mendaftar, dirinya mau memperlihatkan ke publik terutama PDI Perjuangan bahwa dirinya tidak dendam dengan partai ini walau telah memecatnya dari kursi DPR RI.

“Walau telah dipecat tapi kekaderan saya sebagai bagian dari PDI Perjuangan tidak luntur,” tandas Honing.

Ia berjanji akan bertanggungjawab membesarkan PDI Perjuangan pada pemilu legislatif 2019 mendatang. Sedikitnya, pada pemilu 2019, PDI Perjuangan bisa meraih kursi yang pada pilgub mendatang bisa mengusung paket sendiri, tanpa harus berkoalisi. Selain itu, PDI Perjuangan bisa menjabat sebagai Ketua DPRD NTT, karena memiliki jumlah kursi mayoritas. (SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru