Menteri Susi Tempatkan Stasiun Pengawasan di Kota Kupang

- Penulis

Selasa, 7 Maret 2017 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

susi

Kupang, Savanaparadise.com,- Menteri  Kementerian Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membangun stasiun pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP)di Kota Kupang.

“ Sudah dibangun. Sudah ada penempatan personil dan kantor serta mulai beroperasi dalam tahun ini,” kata Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Agus Bulu, kepada wartawan di Kupang, Selasa,07/08.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan kapal pengawas tersebut akan dimanfaatkan membantu pengamanan kelautan dan perikanan. Dia menjelaskan  luas wilayah laut di NTT  mencapai 200.000 km2 itu diburuhkan stasiun pengawasan untuk meminimalkan dari praktik-praktik pelanggaran di laut.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

“ NTT masih rawan dengan praktik penangkapan ikan secara ilegal seperti pengeboman terutama di wilayah-wilayah perairan pelosok,”

Dia mengatakan, stasiun pengawasan tersebut berlokasi di Namosain, Kota Kupang, dan akan dioperasikan oleh para petugas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Nanti juga ada kapal pengawas perikanan yang disiagakan di Kupang, namun kelasnya di bawah kapal Orca,” katanya pula.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Patroli pengamanan selama ini menggunakan Kapal Napoleon dari DKP namun saat ini masih dalam kondisi rusak. Saat ini katanya kapal tersebut masih dalam proses perbaikan.

“Selama beberapa tahun sebelumnya kita lebih fokus ke Laut Timpor dengan tingkat pengeboman yang cukup tinggi, namun tahun ini akan dilakukan menyebar ke wilayah Lembata, Alor, Flores, dan sekitaranya,” Jelasnya.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru