Bupati TTU  Pesan Korpri Fokus Layani Masyarakat

- Penulis

Selasa, 22 November 2016 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rsf

Kefamenanu, Savanaparadise.com,- Tanggal 17 setiap bulan, jajaran Korpri di tanah air tak lupa menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang ditandai dengan upacara bendera. Hari Kesadaran Nasional memiliki makna yang sangat penting, selain untuk memantapkan kualitas pengabdian serta meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara, juga merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan kepada jajaran Korpri se-tanah air.

Hal itu pula yang dilakukan jajaran Korpri di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang menggelar upacara bendera Hari Kesadaran Nasional tanggal 17 November 2016. Upacara Hari Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten TTU dipusatkan di Kecamatan Musi dengan melibatkan Kecamatan Miomafo Tengah. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, S. Pt.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati TTU dalam amanatnya mengungkapkan, momentum Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap tanggal 17 tiap bulan oleh aparatur sipil negara (ASN) di TTU dimaksudkan untuk selalu menyadarkan aparatur Konpri akan tugas dan tanggungjawabnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sama halnya bagi jajaran Korpri di Kabupaten TTU. Kepada mereka, Ray Fernandes meminta agar serius dalam menjalankan tugas, terutama dalam melaksanakan program – program yang telah termuat dalam RPJMD. Program-program terebut antara lain, Program Bedah Rumah demi mewujudkan tuntas desa, tuntas kecamatan dan tuntas kabupaten.

Pada kesempatan itu, bupati dua periode ini menyampaikan bahwa ia telah bertekad agar seluruh warga TTU yang rumahnya tidak layak lagi akan dibedah sesuai dengan kategori yang telah ditentukan. Ia juga meminta aparatur agar dalam menjalankan tugas melayani masyaralat untuk menyingkirkan kepentingan politik dan lainnya yang tak perlu.

“Marilah kita fokus bekerja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang rumahnya tak layak untuk dihuni,”pintanya.

Ia melanjutkan, program pro rakyat seperti, Program Padat Karya Pangan (PKP), Raskin Gratis diberikan kepada petani yang mengerjakan lahannya sendiri demi menunjang kebutuhan pangan keluarga dan persiapan masa tua.

Baca Juga :  Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

“Beras bukan dibagi-bagi seenaknya. Demikian juga Program Sari Tani dengan dana Rp300.000.000 merupakan dana abadi desa yang diperuntukan demi menambah modal untuk usaha masyarakat dan bukan untuk kepentingan satu atau dua orang,”demikan kata mantan wakil bupati TTU ini lagi.

Pada kesempatan itu, Bupati TTU ini juga memberikan pesan khusus kepada para kepala desa, khususnya di dua kecamatan itu. Kepada mereka, Ray berpesan agar dana desa benar-benar dimanfaatkan dan diperuntukan sesuai dengan kebutuhan di desa.

“Bila ada kebutuhan yang mendesak dan menjadi prioritas maka itu yang mestinya didahulukan. Misalnya kebutuhan masyarakat adalah air maka lakukan perencanaan penyedian air bukan jalan atau lainnya yang belum mendesak,”pintanya kepada mereka.(Humassetdattu)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru