BKKBN Canangkan Kampung KB Disetiap Kabupaten

- Penulis

Rabu, 27 Juli 2016 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bkkbn
Kupang, Savanaparadise.com,- Kampung KB adalah untuk mensukseskan Nawacita yang ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat pedesaan, kemudian cita yang ke-lima adalah meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, dan cita yang ke-delapan melakukan revolusi karakter bangsa.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty, mengatakan, hingga saat ini sudah 400 kampung Keluarga Berencana (KB) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Konsepnya nanti di kampung KB kita harapkan ada perubahan pembangunan manusia, juga pembangunan infrastruktur. Jadi situ akan dibuat perencanaan program kependudukan KB dan pembangunan keluarga bersama sektor terkait lainnya, seperti kesehatan, pendidikan, perumahan dan lingkungan, supaya nanti mereka akan lebih sejahtera dan berbahagia dengan dua anak cukup,”kata Surya kepada sejumlah wartawan, usai membuka kegiatan Hari Keluarga Nasional di Kupang, Rabu, 27/07.

Dijelaskannya Kampung KB yang telah dicanangkan oleh presiden Jokowi di Cirebon pada 14 Januari 2016 lalu kata Surya, yakni berada di daerah yang kumuh, miskin dan banyak terdapat anak, sehingga nanti pembangunan berwawasan kependudukan dilaksanakan di tempat itu bersama warga setempat.

Baca Juga :  Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

“Hingga saat ini sudah 400 kampung KB, bahkan mendekati target 536 kampung KB, karena satu kabupaten satu kampung KB. Bahkan direncanakan pada 2017 mendatang, satu kecamatan satu kampung KB,”tuturnya.

Surya menjelaskan, tujuan akhir dari program ini yakni menurunkan angka kelahiran total. Kalau sekarang ini laju pertumbuhan penduduk di Indonesia sebesar 1,49 persen per tahun, maka dengan program kampung KB ini diharapkan bisa menurunkan menjadi 1,2 persen hingga 1 persen.(SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru