Egon Waspada, Wisatawan Dihimbau Tidak Beraktifitas di Radius 1 KM

- Penulis

Jumat, 22 Juli 2016 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gunung egon

Maumere, Savanaparadise.com, Warga Dan Wisatawan dilarang melakukan aktivitas di sekitar gunung Egon pada radius 1 Kilometer (KM). hal ini terjadi karena saat ini gunung egon sudah ditetapkan statusnya menjadi waspada level dua.

Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kabupaten Sikka dalam hasil pemantauannya, melaporkan Gunung Egon terus mengeluarkan asap tebal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas PGA gunung Egon, Yosef Suryanto mengatakan untuk menjaga keselamatan warga, pihak sudah mengeluarkan pengumuman kepada warga dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar gunung Egon.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

“Sampai saat ini status masih level dua atau waspada, dan kita rekoemndasikan agar masyarakat disekitar gunung egon dan pengunjung atau wisatawan, agar tidak melakukan aktifitas didalam radius satu setengah kilometer dari puncak,’ kata Yosep, Jumad, 22/07.

Menurutnya dalam beberapa hari terakhir gunung itu sering mengeluarkan asap tebal dan masih terekam terjadinya gempa vulkanik dengan skala kecil, serta tercium bau belerang oleh warga.

Baca Juga :  Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir

Salah satu warga setempat, Matias Benge mengatakan beberapa hari terakhir ini, gunung terpantau sudah mengeluarkan asap tebal. Bahkan katanya warga sekitar sudah mencium aroma gas dan belerang.

“Sudah tiga hari lalu, ada kita lihat asap keluar. setiap hari kelihatan asap. kalo malam kami tidak apa-apa, tidak dfengar apa-apa dan belum ada gempa-gempa kecil. kalo bau berelarang dan gas, kami lewat dari jalan kali (sungai) itu kami cium bau belerang itu,” Kata Matias Benge.(SP)

Berita Terkait

Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran
Nasib Warga Dua Dusun di Likanaka Ende Hidup Tanpa Listrik
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
PMKRI Bantah Pernyataan Bupati Tentang Pendidikan dan Kesehatan di Ende Baik
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Puluhan Rumah Warga di Maukaro Ende Terendam Banjir
Polres Ende Bersama Tokoh Agama, Mahasiswa dan Ojol Bagi Takjil Ke Warga di Bulan Suci Ramadhan
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:39 WIB

Dua Dusun di Ende Hidup Tanpa Listrik, Immer Pakpahan Sebut Sudah Ada Dalam Roadmap dan Tunggu Anggaran

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:48 WIB

Nasib Warga Dua Dusun di Likanaka Ende Hidup Tanpa Listrik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:15 WIB

PMKRI Bantah Pernyataan Bupati Tentang Pendidikan dan Kesehatan di Ende Baik

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Berita Terbaru