Diduga Mabuk, Tukang Tambal Ban Tewas Dalam Sumur

- Penulis

Jumat, 10 April 2015 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Seorang Lelaki Paruh Baya Ditemukan Tewas Membusuk Di Dalam Sebuah Sumur Sedalam 25 Meter Di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Jumad, 10/04. Korban Yang Bekerja Sebagai Tukang Tambal Ban Ini Diduga Terjatuh Ke Dalam Sumur Akibat Mabuk Minuman Keras. Sebelum Ditemukan, Keluarga Korban Sempat Membuat Laporan Polisi Orang hilang.
Puluhan aparat penyelamat dari Team SAR Kupang langsung mengupayakan proses evakuasi jasad yang diduga seorang lelaki dewasa berusia 38 tahun atas nama Yosep Seko.

Upaya evakuasi yang dilakukan personel sar mengalami hambatan karena diameter sumur yang sempit menyulitkan proses evakuasi. karenanya tabung oksigen untuk seorang anggota team SAR yang turun untuk mengangkat jasad korban tak dipanggul di pundak namun diikatkan pada posisi yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Setelah tiga kali upaya pengangkatan, jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi dari lubang sumur. saat di permukaan tanah terlihat jasad korban masih utuh namun sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk. korban kemudian dievakuasi ke mobil ambulance untuk dibawa kerumah sakit umum untuk dilakukan otopsi.

Keadaan ini membuat sejumlah keluarga korban menangis histeris tak menyangka lelaki beranak tiga yang menjadi tulang punggung keluarga tewas secara tragis. informasi yang berkembang, korban diduga terjatuh ke dalam sumur akibat mabuk minuman keras yang dikonsumsinya.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, aparat kepolisian polres Kupang Kota telah memasang police line di lokasi kejadian sementara jasad korban akan diotopsi untuk menyelidiki motif dari kematian korban.(Nitano)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru