Wabup Nagekeo Kunjungi SDN Nuasele

- Penulis

Selasa, 31 Agustus 2021 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagekeo, Savanaparadise.com,- Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja melakukan kunjungan kerjanya ke SDN Nuasele, Desa Ngera, Kecamatan Keo Tenga, Senin (30/8/21).

Dalam setiap kunjungan kerjanya ke sekolah, baik SD maupun SMP, Beliau mengungkapkan bahwa maksud kunjungannya adalah ingin melihat secara langsung kondisi fisik sekolah dan bertemu langsung dengan Kepala sekolah, para guru, komite dan Pemerintah Desa.

“Saya memang harus mengujungi semua sekolah. Saya ingin mlihat dari dekat bagaimana fisik sekolah, dan omong beberapa hal dengan bapak ibu guru. Kita sekarang sudah masuk di era reformasi pendidikan dan saya ingin mengingatkan bagaimana kita mendidik anak secara baik”, ungkap Wakil Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sama halnya saat kunjungan ke sekolah lain, Wabup menuju setiap ruangan kelas untuk mengecek langsung kondisi fisiknya.

” Banyak plafon yang sudah mulai rusak.
Kelas 1 dan 2 hanya dibatasi dengan sekat yang sangat sederhana. Papan tulis nya diusahakan yang lebih baik dan layak jangan seperti ini”, kata Wabup.

Diruangan kelas, terpampang foto Presiden RI dan Wakil Presiden yang lama, Jusuf Kalla. Dalam kesempatan tersebut Wabup mengatakan ini contoh dimana kita tidak mengajari hal yang benar bagi anak.

“Saya minta perhatikan dan ganti itu”, tegasnya.

Wabup menyarankan agar buku pelajaran jangan disimpan di sekolah tapi dibagi ke siswa. “Lebih baik buku rusak ditangan siswa karna dibaca daripada tersimpan rapih di sekolah”, tuturnya.

Baca Juga :  Pakar Hukum Sebut Penggusuran Rumah Janda Oleh Bupati Ende Cacat Hukum

Ia pun menegaskan kepada semua Bapak dan Ibu Guru untuk mulai urus anak didik, bukan anak urus kita. “Ruang bagus dijadikan untuk kantor sedangkan ruangan yang jelek kita bagi untuk anak. Ini tidak bagus”, tegasnya.

Wabup mengharapkan semua dewan guru untuk mendukung suasana anak untuk belajar dengan baik dan nyaman. “Kita harus mulai berubah. Berikan rasa nyaman dan yang terbaik untuk anak anak kita”, pintanya.

Diakhir bincang-bincang singkatnya, Wabup juga mengingatkan Penjabat Kepala Desa Lewa Ngera Fransiskus Batu untuk perhatikan beberapa persoalan yang ada di Lewa Ngera antara lain Judi.

“Bapak desa, banyak katanya disini jadi sarang judi. Saya minta bapak desa serius perhatikan itu. Minimalnya harus bisa kurangi dan lebih dari itu harus hilangkan.
Daerah subur dan makmur nanti akhirnya anak tidak bisa sekolah, gara – gara judi”, Perintah Marianus.

Menurut Kepala Sekolah SDN Nuasele, Lasarus Sa, S.Pd bahwa sejak tahun 2012 mereka kekurangan rombel dan mengambil langkah inisiatif untuk sekat ruangan kelas.

“Beginilah kondisi SDN Nuasele.Jumlah siswa sebanyak 30 orang, Kelas 1 sebanyak 5 orang, Kelas II 4 orang, kelas III 5 orang , kelas IV 6 orang dan kelas V sebanyak 10 orang, Kelas VI tidak ada murid.
Karena kekurangan rombel maka kami pakai sekat seperti ini. Sekat yang dibuat sangat sederhana”, tutur Kepsek SDN Nuasele.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Anggap Kritik dan Masukan Dari Masyarakat Adalah Dinamika Dalam Bernegara

Kepsek menuturkan kami juga tidak lakukan pungutan uang Komite sejak tahun 2012.
Untuk guru honor kami bayar dari Dana BOS.

Meski dengan keterbatasan yang ada, kata Kepsek, Anak-anak SDN Nuasele mampu bersaing dan berprestasi dengan baik.

Beberapa waktu lalu, ungkap dia hal yang membanggakan dan mengharumkan nama SDN Nua Sele ketika salah satu siswinya Kelas V, Efitania Febrianti Wea ( Tania) meraih juara 2 ( dua) Lomba Bercerita Tingkat LPP RRI Ende yang diselenggarakan di Kabupaten Ende dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan HUT Kemerdekaan RI ke 76, Temanya Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh..

Menurutnya Tania berhasil mengalahkan ke – 57 peserta dari Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada, Kabupaten Nagekeo dan juga Kabupaten Fores Timur dan berhasil meraih tropi, perlengkapan sekolah dan uang tunai Rp.1.000.000.-

Saat yang sama guru pembimbing Tania, Trisno Balety, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih peserta didiknya.

“Saya turut berbangga atas prestasi yang diraih Tania”, ucap Guru asal Ende ini, yang bertugas di SDN Nuasele sejak Bulan Agustus Tahun 2017.

Untuk diketahui, Wabup Marianus di dampingi Camat Keo Tengah Hildegardis Mutha Kasi, Penjabat Kepala Desa Ngera Fransiskus Batu. Hadir saat giat Kepala Sekolah Lasarus Sa, S.Pd. bersama para guru dan beberapa tokoh masyarakat setempat.

Penulis: Fardin Bay

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres
Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil
13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan
270 orang Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ende Siap Melakukan Pendataan Usai Dibekali Pelatihan
Perkumpulan Peduli Kasih Prihatin Atas Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur Oleh Tiga Pria di Ende
Polres Ende Gelar Open Turnamen Fustal Antar Club
Kasus Pencabulan di Ende Marak Terjadi; Terdata Tahun 2026 Sebanyak 9 Kasus
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:57 WIB

Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:59 WIB

Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Berkunjung Ke Ende; Warga Ngaku Kecewa Tidak Melihat Langsung Wajah Wapres

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:12 WIB

Kenang 10 Tahun Kepergian Ronny So; Sang Pejuang Orang Kecil

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:04 WIB

13 Petugas Sensus Alami Muntah-Muntah Hingga Dilarikan ke RSUD Ende Saat Ikut Pelatihan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:13 WIB

270 orang Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ende Siap Melakukan Pendataan Usai Dibekali Pelatihan

Berita Terbaru