Wabup Ende Temui Para Pedagang Ikan Yang Boikot Jalan di Pasar Mbongawani

- Penulis

Selasa, 2 Agustus 2022 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kabupaten Ende, Erikos Emanuel Rede sedang berdialog dengan para pedagang ikan di pasar Mbongawani (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Wakil Bupati Kabupaten Ende, Erikos Emanuel Rede sedang berdialog dengan para pedagang ikan di pasar Mbongawani (Foto: Chen Rasi/Savanaparadise.com)

Ende, Savanaparadise.com,- Wakil Bupati Kabupaten Ende, Erikos Emanuel Rede temui para pedagang ikan yang nekat boikot jalan dengan cara melakukan aksi jual ikan di perempatan jalan areal pertokoan, pada Selasa (02/08/22).

Saat menemui para pedagang, Wabup Erik Rede didampingi oleh Kadis Perindag Kabupaten Ende, Camat Ende Selatan, dan juga Lurah setempat.

Para pedagang ikan lalu menyampaikan alasan kepada Wabup Erik Rede, mengapa sampai mereka bertindak demikian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pedagang ikan yang kesaharian menjual ikan di pasar Mbongawani ini, dihadapan Wabup Erik Rede mengaku kesal dengan pedagang ikan lainnya yang menjual ikan di badan jalan sebelumnya.

Mereka mengaku, sejak adanya para pedagang ikan yang berjualan di luar lapak, mereka yang di dalam lapak jarang di datangi pembeli sehingga omset yang di dapatpun sedikit.

Dalam dialog itu, para pedagang yang malakukan aksi ini menyampaikan tuntutan kepada Wabup Erik Rede agar semua para pedagang ikan yang jual di luar lapak ikan agar segera masuk ke dalam lapak.

Apabila hal itu tidak di penuhi, mereka akan tetap berjualan di seputaran pertokoaan, persis di badan jalan.

Baca Juga :  Kasus Pencabulan di Ende Marak Terjadi; Terdata Tahun 2026 Sebanyak 9 Kasus

Menyikapi segala tuntutan para pedagang ini, Wabup Erik Rede kemudian mendekati sebagian para pedagang yang selama ini berjualan di luar lapak.

Setelah mendekati para pedagang ikan satu persatu dan berdialog sejenak, akhirnya menemui kata sepakat. Para pedagang ikan yang berjualan di luar lapak mengikuti arahan Wabup Erik Rede, mengemas barang dagangan dan pindah ke dalam lapak yang di bantu oleh Sat Pol PP.

Terpantau, usai berhasil memindahkan para pedagang ikan yang selama ini berjualan di laur lapak, Wabup Erik Rede kemudian mendekati kembali para pedagang yang melakukan aksi tadi, agar segera pindah ke dalam lapak.

Sekitar, pukul 10.30, yang semula disekitar areal pertokoan mengalami macet, kemudian keadaanpun normal kembali setelah puluhan para pedagang yang melakukan, semuanya pindah ke dalam lapak.

Sebelumnya diberitakan media ini, puluhan para pedagang ikan di pasar Mbongawani melakukan aksi boikot jalan dengan menjual ikan di badan jalan.

Abubakar, salah seorang pedagang ikan kepada savanaparadise.com mengaku aksi jualan di badan jalan ini mereka lakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah karena dinilai lambat dalam menyikapi keluhan para pedagang ikan.

Baca Juga :  Tiga Pria di Ende Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi

“Ini sebenarnya bukan lokasi pasar ikan, ini daerah pertokoan, sampai pedagang ikan berjualan di sini, pemerintah ini punya kebijakan atau punya aturan tidak? tanya Abubakar dengan nada kesal.

Kalau memang ada aturan, tegas Abubakar, tolong diterapkan secara baik, jangan hanya membuat aturan tapi tidak pernah diterapkan di lapangan.

Menurutnya persoalan ini sudah sering dirinya bersama teman-teman pedagang ikan lainnya sudah disampaikan kepada pmerintah namun pada kenyataan hingga detik ini belum ada respon secara baik.

“Tanggapan pemerintah memang oke, bagus, tapi realisasi di lapangan tidak ada sama sekali. Kami ini masyarakat kecil, yang sudah bodoh jangan dibodohi lagi”, timpalnya.

Abubakar juga menyentil soal ada kebijakan penempatan personil Sat Pol PP di pasar Mabongawani sebagai langka solutif dalam menertibkan pasar namun sejauh dirinya melihat, itu hanya berlaku sementara.

“Kami berharap apa yang sudah disampaikan pemerintah selama ini tolong diterapkan”, harap Abubakar yang juga ada Sekretaris Aliansi Pedagang Ikan (API).

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal
Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI
Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*
DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah
Songsong HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat dan Lansia 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:02 WIB

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:56 WIB

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:11 WIB

Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:53 WIB

Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*

Berita Terbaru