Sekda Sumba Tengah Minta Dinas Teknis Optimalkan Sumber Daya dan Peluang di Bidang Pertanian

- Penulis

Jumat, 11 Juni 2021 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waibakul, Savanaparadise.com,- Bupati Sumba Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah Drs. Umbu Eda Pajangu, M.Si membuka secara resmi kegiatan sosialisasi program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) Komoditas Pertanian. Kegiatan sosialisasi tersebut bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Tengah, Jumat, (11/6/21).

Sedangkan kegiatan sosialisasi itu sendiri dimaksudkan untuk menyukseskan pembangunan pertanian dalam wilayah layanan karantina balai karantina pertanian kelas I Kupang.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang drh. Yulius Umbu Hunggar dalam sambutannya mengatakan, Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian berkomitmen untuk menfasilitasi serta mendorong akselerasi ekspor komoditas pertanian di Indonesia dengan berkoordinasi dan bekerjasama dengan instansi terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bentuk kerjasama itu akan dilakukan oleh Badan Karantina, baik ke Pemerintah Daerah, Dinas-Dinas yang membidangi Pertanian, Perkebunan dan Perdagangan serta instansi lain di lingkup Kementerian Pertanian.

Yulius Umbu menambahkan salah satu program Kementrian Pertanian yang sedang dijalankan tahun ini adalah Progam Gratieks yaitu gerakan peningkatan ekspor pertanian yang digagas oleh Presiden RI yang kemudian disambut oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.

Baca Juga :  NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Beliau berharap gerakan ini mampu meningkatkan ekspor komoditas pertanian melalui upaya penguatan aktivitas produksi (on farm) maupun aktivitas pasca produksi (off farm).

Selain itu, dirinya mendorong pengusaha dan pelaku usaha pertanian untuk melipat gandakan produksi dan para eksportir lalu lintas ekspor komoditas pertanian menjadi tiga kali lipat sampai tahun 2024.

“Gratieks merupakan langkah strategis program jangka panjang dalam meningkatkan sisi produksi hingga 7% per tahun, sekaligus merealisasikan arahan Presiden dan Menteri Pertanian dalam mendorong roda ekonomi nasional,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Sumba Tengah dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Drs. Umbu Eda Pajangu, M.Si mengatakan tantangan pembangunan pertanian hari ini dan kedepan adalah pada kesiapan kelembagaan, sumber daya manusia pertanian, etos kerja, sarana prasarana, infrastruktur pertanian, peningkatan produksi dan mutu produksi.

Selain tantangan di atas, kata Sekda adapun tantangan lainnya seperti pertanian orientasi pasar dan penguasaan teknologi untuk meningkatkan daya saing komoditi pertanian.

Baca Juga :  Bank NTT Waibakul Hadirkan biaya inklusif bagi Masyarakat,Genjot Ekonomi Lokal  Lewat Kredit Kendaraan Bermotor

Sekda juga mengatakan perhatian Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui momentum pembangunan dibidang pertanian cukup siginifikan.

Sehingga, Sekda meminta agar Dinas-dinas kemakmuran dapat mengoptimalkan berbagai sumber daya dan peluang dalam sinergi pelaksanaan berbagai program dan kegiatan yang terukur dan dirasakan manfaatnya.

Menurut Sekda daya dukung pembangunan pertanian, akses permodalan dan jejaring kelembagaan petani, sinergi pengusaha dibidang pertanian merupakan penentu sukses dan tercapainya program unggulan Gerakan Tiga Kali Eskpor Komoditi Pertanian.

“Saya berharap melalui kegiatan Gratieks ini dapat memberikan dampak bagi geliatnya perekonomian daerah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan memulai apa yang ada dan dimiliki petani, untuk bina potensinya, bina orangnya dan bina usahanya.” Ucap Sekda dalam sambutannya.

Kegiatan sosialisasi program Gartieks dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Tengah, Umbu K. Pari, SP, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ainy Umbu Sulung, S.Pt dan peserta bimtek sebanyak 25 orang.

Penulis: Umbu Sorung

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

Jemaat GKS Bersukacita Berkat Ringan Tangan Simon Petrus Kamlasi Resmikan Gereja Modular Pertama Disumba
Bank NTT Waibakul Hadirkan biaya inklusif bagi Masyarakat,Genjot Ekonomi Lokal  Lewat Kredit Kendaraan Bermotor
NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Bank NTT Serahkan Bantuan Tempat Sampah Dukung Program Kebersihan SBD
Bertemu Puluhan Ribuan Rakyat di SBD, SPK Janji Bantu Sekolah Anak NTT Jadi Tentara
Raja Moni di Ende Pastikan Kemenangan Paket SIAGA
Suka Cita Warga Kampung Adat Rendu, Nagekeo  Dikunjungi Paket SIAGA
Dukungan Terus Mengalir, Relawan di Ngada Satu Hati Menangkan Paket SIAGA
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:12 WIB

Jemaat GKS Bersukacita Berkat Ringan Tangan Simon Petrus Kamlasi Resmikan Gereja Modular Pertama Disumba

Senin, 4 Mei 2026 - 09:42 WIB

Bank NTT Waibakul Hadirkan biaya inklusif bagi Masyarakat,Genjot Ekonomi Lokal  Lewat Kredit Kendaraan Bermotor

Rabu, 15 April 2026 - 14:14 WIB

NasDem Sumba Tengah Kritik Pemberitaan Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Senin, 14 Juli 2025 - 09:41 WIB

Bank NTT Serahkan Bantuan Tempat Sampah Dukung Program Kebersihan SBD

Sabtu, 14 September 2024 - 19:50 WIB

Bertemu Puluhan Ribuan Rakyat di SBD, SPK Janji Bantu Sekolah Anak NTT Jadi Tentara

Berita Terbaru