Rektor UNADRI Puji Langkah Pemprov NTT, Talent Scouting Dinilai Ubah Peta Pendidikan

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG,Savanaparadise.com– Rektor Universitas Aryasatya De Muri (UNADRI), Dr. Patrisius Kami, S.Pd., M.Hum, menilai capaian 3.003 siswa NTT yang lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 sebagai hasil dari pendekatan talent scouting patut diapresiasi dan menjadi momentum penting kebangkitan pendidikan di daerah.

“Di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma, kebijakan ini menunjukkan bahwa ketika potensi anak-anak NTT dikenali dan dibina secara serius, mereka mampu bersaing di tingkat nasional. Ini bukan sekadar angka, tetapi sinyal bahwa arah kebijakan pendidikan mulai bergeser dari rutinitas administratif menuju pendekatan yang lebih strategis dan berbasis potensi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Dari perspektif akademik, ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus dimaknai sebagai titik awal, bukan tujuan akhir. Tantangan berikutnya adalah memastikan para siswa tidak hanya lolos seleksi, tetapi juga mampu bertahan, berkembang, dan menyelesaikan studi dengan baik di perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penguatan budaya akademik menjadi kunci, terutama dalam membangun kebiasaan berpikir kritis, budaya membaca, dan kemandirian belajar. Tanpa itu, mahasiswa berisiko tertinggal ketika memasuki lingkungan perguruan tinggi yang lebih kompetitif,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa jika pendekatan talent scouting dikelola secara konsisten dan merata, maka kebijakan ini dapat menjadi instrumen strategis dalam mendorong mobilitas sosial serta melahirkan generasi muda NTT yang unggul, percaya diri, dan berdaya saing.

“Pendidikan tidak lagi sekadar membuka akses, tetapi harus menjadi alat transformasi. Di situlah makna sesungguhnya dari Quick Win di sektor pendidikan bukan hanya menghadirkan hasil cepat, tetapi membangun fondasi kuat bagi NTT yang lebih maju, mandiri, dan berkeadaban,” tegasnya.

Baca Juga :  BI Rate Naik, Bank NTT Pastikan Bunga Kredit UMKM dan KUR Tetap Aman

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, menyebut keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi pemerintah yang dijalankan secara terencana dan berjenjang.

“Pemerintah tidak hanya mendorong, tetapi terlibat langsung dalam menyiapkan siswa, mulai dari pemetaan potensi, penguatan kapasitas akademik, hingga pendampingan selama proses seleksi,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Berdasarkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, jumlah siswa kelas XII SMA/SMK di NTT mencapai 81.231 orang, terdiri dari 55.440 siswa SMA dan 25.791 siswa SMK. Dari total itu, 3.003 siswa berhasil menembus jalur SNBP yang mengutamakan nilai rapor serta capaian akademik dan non-akademik.

Capaian ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan Program Quick Win 2025 yang sebelumnya membuka akses luas bagi pelajar NTT untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sekolah kedinasan, hingga institusi TNI dan Polri. Program tersebut dinilai berhasil membangun kepercayaan diri serta meningkatkan partisipasi generasi muda NTT di tingkat nasional.

Memasuki 2026, Pemprov NTT meningkatkan pendekatan kebijakan dengan mengedepankan strategi talent scouting yang lebih terarah. Fokusnya tidak hanya memperluas partisipasi, tetapi juga mengidentifikasi, membina, dan mempercepat pengembangan potensi siswa unggulan sejak dini agar mampu bersaing di jalur seleksi yang lebih kompetitif.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menjalankan sejumlah langkah strategis, seperti pemetaan siswa berpotensi masuk PTN, penyusunan materi pembelajaran oleh guru, pelaksanaan try out secara berkala, hingga pengawasan kesiapan siswa secara intensif.

Baca Juga :  Bank NTT Perkuat Sistem Keamanan Digital, Benahi Data Center dan DRC

Peran sekolah juga diperkuat sebagai pusat informasi pendidikan tinggi sekaligus pendamping akademik dan karier. Di tingkat pelaksanaan, sekolah didorong membentuk tim khusus masuk PTN, mengembangkan program klinik PTN, serta menyediakan layanan bimbingan karier yang sistematis.

“Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah berjalan efektif, terutama karena didukung sinergi antara pemerintah, sekolah, dan tenaga pendidik,” jelas Ambrosius.

Sebaran kelulusan siswa NTT mencakup berbagai perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Universitas Nusa Cendana (Undana) menjadi tujuan terbanyak dengan 2.260 siswa, disusul Universitas Timor (Unimor) sebanyak 357 siswa. Selain itu, sejumlah siswa juga berhasil diterima di kampus-kampus unggulan seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.

Ke depan, Pemprov NTT memastikan upaya ini akan terus diperkuat melalui langkah-langkah lanjutan, mulai dari pendataan minat dan prestasi siswa sejak kelas X, pemetaan berbasis kemampuan, pendampingan intensif saat pendaftaran, hingga evaluasi menyeluruh sebagai dasar penyempurnaan strategi di tahun berikutnya.

Pemerintah optimistis, dengan kebijakan yang semakin terarah dan berkelanjutan, kualitas serta daya saing generasi muda NTT akan terus meningkat di tingkat nasional.

“Ini merupakan komitmen jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun SDM unggul di NTT melalui sektor pendidikan,” tegasnya. (*/)

Penulis : Tim Redaksi

Berita Terkait

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Bank NTT Perkuat Sistem Keamanan Digital, Benahi Data Center dan DRC
Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*
Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT
PERMASA Kupang Kecam Dugaan Percobaan Pemerkosaan Siswi SD di Lobolauw, Dukung Polres Sabu Raijua Usut Tuntas dan Transparan
Ambil Langkah Pencegahan Kekerasan Dilingkungan Sekolah,Asti Laka Lena Kukuhkan Satgas PPKS,SMKN 5 Siap Penguatan Karakter Di MPLS
Upaya Tekan Kasus Kekerasan di Lingkungan pendididikan, Ketua TP PKK Prov.NTTDorong Optimalisasi Guru BK & Satgas PPKS
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:02 WIB

Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:28 WIB

Bank NTT Perkuat Sistem Keamanan Digital, Benahi Data Center dan DRC

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:53 WIB

Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:22 WIB

Menjelang Konferda II ,PA GMNI NTT Gelar Aneka Bakti, Bukti Kontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah NTT

Berita Terbaru