Progres Pengerjaan Baru 17%, Proyek Puskesmas Mamsena Senilai 3,861 Milyard Terancam Molor

- Penulis

Kamis, 11 November 2021 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Proyek Pembangunan Puskesmas Mamsena Yang Terancam Molor (Foto: Yuven Abi/Savanaparadise.com)

Lokasi Proyek Pembangunan Puskesmas Mamsena Yang Terancam Molor (Foto: Yuven Abi/Savanaparadise.com)

Kefamenanu, Savanaparadise.com,- Progres pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Mamsena hingga kini belum maksimal.

Pasalnya, memasuki pekan ke- 2 bulan November, progres pengerjaan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pelayanan Dasar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten TTU senilai 3, 861 milyard yang dikerjakan oleh PT Aliran Berkat Mandiri, baru mencapai 17% dari target 30% sesuai kalender kerja.

Beberapa pekerja di lokasi proyek tampak sedang beristirahat ketika disambangi SP di lokasi proyek, Rabu 9 November 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fransiskus Sanbein, selaku Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) mengakui jika progres pekerjaan proyek tidak maksimal.

“Terkait proyek Puskesmas Mamsena, Kecamatan Insana Barat, dari sisi progres memang terlambat. Kami sudah panggil pihak kontraktor dan kami memberi waktu untuk dia bisa masuk kembali ke range schedule yang ada” ungkap Frans.

Terkait kendala di lapangan, Frans mengakui jika management di lapangan dari kontraktor memang kurang baik.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit

Selaku PPK saya sudah memberikan teguran, namun karena kontraknya sampai dengan tanggal 12 desember maka kita masih ikut rel kontrak saja dan jika tidak selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan tentu ada langkah-langkah yang akan kita tempuh” ujar Frans.

Frans menambahkan, progres pengerjaan hingga minggu lalu baru mencapai 17 %. Padahal dalam range perencanaanya seharusnya sudah mencapai 30an persen.

Menurut Frans, karena progres pekerjaan tidak maksimal maka pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap kontraktor pelaksana dan telah dilakukan pertemuan bersama kepala dinas dan konsultan.

Ia mengungkapkan, dari hasil pertemuan pihaknya telah menginstruksikan kepada kontraktor pelaksana agar masuk kembali ke schedule normal.

“Kita kasih waktu 2 Minggu supaya kejar target sesuai range waktu yang diberikan. Sesuai regulasi jika dalam waktu 2 Minggu dan tidak berjalan sesuai ketentuan maka kita akan panggil lagi untuk untuk berikan teguran dan peringatan dan jika tidak diindahkan baru dilakukan PHK.

Baca Juga :  Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu

Benyamin Lazakar, kontraktor pelaksana PT Aliran Berkat Mandiri saat dikonfirmasi SP melalui pesan WhatsApp mengakui jika progres pengerjaan proyek belum mencapai 20%.

Ia menjelaskan bahwa perjanjian kontrak baru ditanda tangani pada tanggal 24 Agustus dan jangka waktu kerja hanya 110 hari kalender.

Menurutnya, kegiatan di lapangan baru dimulai tanggal 1 september sehingga progres di lapangan memang belum maksimal.

“Kita sedang berupaya kejar progres dengan bekerja lembur. Namun sedikit hambatan yang dihadapi adalah dengan hari minggu kita tidak bisa kerja karena lokasi proyek berada persis di depan Gereja” tutur Benyamin.

Benyamin berjanji akan menambah tenaga kerja sehingga progres di lapangan bisa kembali normal sesuai ketentuan.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas
Ratusan Unit Kendaraan Dinas Milik Pemkab Ende Tunggak Pajak
VBL Bawa Pesan Persatuan dan Solidaritas dalam Sosialisasi 4 Pilar di Sumba Tengah
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Berita ini 6 kali dibaca