Orang Tua Kandung Bupati TTU di Undang Hitam Putih Trans7

- Penulis

Senin, 26 November 2018 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, Savanaparadise.com, Margaretha Manhittu dan Yakobus Fernandez diundang oleh stasiun Televisi Trans7 untuk tampil dalam acara Hitam Putih. Margaretha dan Yakobus merupakan orang Kandung Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandez.

Raymundus Sau mengatakan selain orang tuanya, dia juga turut tampil di acara Hitam Putih yang merupakan salah satu program yang dipandu oleh Dedy Corbusier. Ia mengatakan kedua orang tuanya dalam acara tersebut terkait kehidupan sederhana dari kedua orang tuanya meskipun dirinya telah menjadi Bupati TTU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saya diundang oleh Trans 7 untuk tampil pada acara Hitam Putih bersama bapak dan mama. Kami diundang untuk membahas tentang kisah inspiratif yang dilakukan oleh kedua orang tua saya ini,” Kata Raymundus, 26/11/18 di Kefaamenanu.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Dikatakannya Penampilan Dirinya bersama kedua orang tuanya itu guna mengulas lebih dalam tentang kehidupan sehari-hari dari kedua orang tuanya yang masih aktif bekerja sebagai petani dan menjual hasil pertanian di Pasar selayak petani lainnya.

Anak sulung dari keempat bersaudara itu juga menambahkan, dirinya pernah melarang ayah dan ibunya untuk bekerja karena sudah memasuki usia tua. Usia dari Ibu Margaretha Manhitu saat ini 78 Tahun sedangkan ayahnya Yakobus Manuel Fernandes memasuki usai 84 tahun.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Namun Larangannya itu ternyata tidak diindahkan oleh kedua orang tuanya.

” Saya sudah berusaha melarang namun jawaban dari Bapak dan Mama ‘ Kamu jadi begini karena kami bekerja sebagai petani’ Kalau kami tidak kerja pasti kamu tidak sekolah,” kata Raymundus yang ketua DPW Nasdem NTT ini menjelaskan.

Raymundus mengaku hingga saat ini kedua orang tuanya masih memberinya uang saku dari setiap hasil kebun maupun dari penjualan ternak sapi. Ia mengatakan kedua orang tuanya beralasan bahwa sebagai anak, Ia berhak mendapatkan uang saku dari orang tua.(SP)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru