Muhamad Ansor dan Anton Landi Resmi Dilantik Jadi DPRD NTT Antar Waktu

- Penulis

Senin, 23 Desember 2024 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Savanaparadise.com-Haji Muhamad Ansor dari Partai Golkar dan Anton Landi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan resmi dilantik sebagai anggota DPRD NTT melalui rapat paripurna yang digelar, menggantikan Jonas Salean dan Dominggus Rangga Kaka.

Pelantikan ini dilakukan setelah Jonas dan Dominggus Rangga Kaka mundur dari jabatannya untuk maju sebagai calon Wali Kota Kupang dan wakil bupati Sumba Barat Daya.Acara pelantikan berlangsung khidmat di Gedung DPRD NTT, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni, serta dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Pj Gubernur NTT dan Gubernur serta Wakil Gubernur NTT terpilih, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga hadir dalam kesempatan ini.

Baca Juga :  Laporan Penipuan 97 Juta Mandek, Polres Kupang Kota Diduga Lindungi Jessica 

Dalam momen bersejarah tersebut, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni memimpin prosesi pengambilan sumpah janji Muhamad Ansor dan Anton Landi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan, pelantikan tersebut sebagai Komitmen parlemen Mendukung Pemerintahan Baru.

Ketua DPRD NTT Emi Nomleni mengajak seluruh anggota DPRD untuk bekerja sama mendukung program pemerintah provinsi yang baru demi kesejahteraan rakyat NTT.

Baca Juga :  Tidak ada  Dasar Hukum Gubenur NTT Berhentikan Bupati Ngada

“Integritas dan profesionalisme menjadi kunci dalam menjalankan tugas kita. Kami memastikan pemerintah baru akan bekerja dengan transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Emi juga mengapresiasi penyelenggaraan Pilkada serentak yang berlangsung aman dan damai, seraya menyatakan dukungan penuh kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih untuk merealisasikan visi pembangunan NTT yang lebih baik.***

Berita Terkait

Pasca Diancam Diberhentikan Gubernur, Bupati Ngada Bungkam
Tidak ada  Dasar Hukum Gubenur NTT Berhentikan Bupati Ngada
Bupati Ngada Berwenang Pilih Sekda, Gubernur Hanya Koordinasi
Laporan Penipuan 97 Juta Mandek, Polres Kupang Kota Diduga Lindungi Jessica 
Politisi PDIP Sebut NTT Mart Lebih Mirip Kios Biasa
Politisi PDIP Minta Gubernur NTT Telepon Presiden Untuk Selesaikan 9.000 P3K Seperti Klaim Waktu Pilgub
Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Belum memberi klaim,Namun dorong akses transparansi
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:20 WIB

Pasca Diancam Diberhentikan Gubernur, Bupati Ngada Bungkam

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:08 WIB

Tidak ada  Dasar Hukum Gubenur NTT Berhentikan Bupati Ngada

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:27 WIB

Bupati Ngada Berwenang Pilih Sekda, Gubernur Hanya Koordinasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:33 WIB

Laporan Penipuan 97 Juta Mandek, Polres Kupang Kota Diduga Lindungi Jessica 

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:45 WIB

Politisi PDIP Sebut NTT Mart Lebih Mirip Kios Biasa

Berita Terbaru

Kupang

Pasca Diancam Diberhentikan Gubernur, Bupati Ngada Bungkam

Minggu, 8 Mar 2026 - 12:20 WIB