Jembatan Penghubung Desa Bitefa – Kaenbaun di TTU Ambruk, Warga Minta Perhatian Pemerintah

- Penulis

Kamis, 24 Maret 2022 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Beberapa warga sedang mengamati Jembatan penghubung desa Bitefa – Kaenbaun yang ambruk (Foto ; Yuven Abi/Savana paradise.com)

Kefamenanu, Savana Paradise.com,_ Sebuah jembatan penghubung desa Kaenbaun – Bitefa di kecamatan Miomaffo Timur, kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada selasa, (22/3/2022) ambruk.

Ambruknya jembatan tersebut sontak memantik kepanikan warga, terutama yang berdomisili di desa Kaenbaun, karena jalur melalui jembatan tersebut adalah satu-satunya jalur keluar masuk masyarakat ke desa -desa lain di wilayah kabupaten TTU, terutama ke wilayah Kota Kefamenanu.

Penjabat Kepala desa Kaenbaun, Syprianus Taus, kepada SP menuturkan, ambruknya jembatan tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat, karena mereka tentu sangat kesulitan menjual hasil usaha keluar, baik hasil pertanian dan perkebunan maupun komoditas lainnya.

Baca Juga :  Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Syprianus berharap, Pemerintah kabupaten TTU dan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah segera memberi perhatian terhadap perbaikan jembatan tersebut.

“Kami hanya bisa berharap kepada pemerintah dan lembaga DPRD untuk bisa membantu kami membangun kembali jembatan ini supaya bisa dilewati, karena ini satu-satunya akses keluar dan menuju ke kota. Jika tidak diperbaiki tentu kami sangat terisolasi dan masyarakat pasti semakin kesulitan” pungkas Syprianus.

Penulis : Yuven Abi
Editor : Chen Rasi

Berita Terkait

KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor
Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?
Bunda Julie Laiskodat Akan Dilantik Jadi Ketum PERKEMI NTT; Datangkan Pelatih Jepang untuk Nagoya 2027
Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang
DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara
Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia
Limbah Tahu Tempe Picu Aroma Tidak Sedap, Anggota DPRD Ende Minta Izin Usaha Dicabut
Berita ini 5 kali dibaca