Gubernur NTT Menangis dengan Hasil Audit BPK

- Penulis

Senin, 13 Juni 2016 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gubernur ntt ok

Kupang, Savanaparadise.com,- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya, terharu dan menangis saat mendengar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah Provinsi NTT tahun 2015.

Opini WTP itu disampaikan melalui acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (PHP) atas laporan keuangan pemerintah Provinsi NTT tahun anggaran 2015 dalam Rapat Paripurna dengan DPRD NTT di Ruang Sidang Utama Gedung Kantor DPRD NTT, Senin (13/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BPK RI memberikan opini atas laporan keuangan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2015 adalah Wajar Tanpa Pengecualain,” kata Ketua BPK RI Harry Azhar Aziz.
Mendengar hasil penilaian yang disampaikan langsung Ketua BPK RI Harry Azhar Aziz, Gubernur Frans Lebu Raya menangis karena merasa terharu atas kinerja yang dicapai selama ini.

Baca Juga :  Upaya Tekan Kasus Kekerasan di Lingkungan pendididikan, Ketua TP PKK Prov.NTTDorong Optimalisasi Guru BK & Satgas PPKS

Frans mengambil tisu dua kali untuk menyeka air mata dan memutar kursi setengah putaran sambil menatap Ketua BPK RI Harry Azhar Aziz yang sedang menyampaikan hasil penilaian itu di sebelah kanan meja pimpinan sidang.

Saat Frans terharu dan menangis, dia sedang duduk berdampingan dengan Ketua dan Wakil-Wakil Ketua DPRD NTT. Seluruh tamu dan udangan yang hadir di dalam ruang sidang melihat Frans meneteskan air mata karena terharu.

Harry Azhar Aziz menyampaikan opini WTP adalah yang pertama kalinya bagi pemerintah Provinsi NTT sekaligus juga yang pertama bagi seluruh entitas pemerintah daerah di NTT.

“Hal ini menunjukkan perubahan sistem akuntansi dari Cash. Toward Accrual menjadi Accual berdampak positif terhadap kualitas laporan yang disajikan,” kata Harry disambut tepuk tangan yang meriah dari forum paripurna istimewa itu.

Baca Juga :  Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Sementara itu, Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengemukakan penilaian opini WTP yang disampaikan BPK RI, sudah melalui tahapan dan proses yang cukup berat.

“Terhadap proses potret pelaksanaan APBD NTT yang terurai dalam LHP ini maka saya menyampaikan terima kasih atas pengawasan yang dilakukan DPRD NTT,” kata Lebu Raya.
Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno menegaskan opini WTP harus dipertahankan dalam tahun-tahun mendatang. Opini WTP adalah sebuah penilaian dari BPK RI atas laporan keuangan pemerintah Provinsi NTT tahun 2015.

Opini WTP harus tetap dipertahankan demi kelancaran perkembangan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat NTT. “Opini WTP adalah sebuah penilaian yang tidak menjamin bebas korupsi,” kata Anwar.(Dis Amalo/Sinarharapan)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru