Digelar di Sumba Timur, HUT NTT Ke-61 Juga akan dirayakan Oleh Seluruh Lapisan Masyarakat NTT

Karo Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu ketika mendampingi Gubenur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberi keterangan pers

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur ke 61 yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2019 ini rencananya akan dilaksanakan di Puru Kambera, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.  Pelaksanaan HUT tersebut akan berlangsung secara meriah dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder lainnya.

Bacaan Lainnya

kepala Biro Humas Setda NTT, Marius Ardu Jelamu kepada sejumlah media dikupang mengatakan   Kegiatan HUT NTT yang ke-61 di Sumba Timur juga akan dirayakan oleh segenap stakeholder di NTT baik itu pemerintah kabupaten/kota dengan caranya masing-masing.  Para bupati maupun Walikota bersama masyarakat akan merayakan momentum HUT dengan caranya masing-masing.

Ia mengatakan Kegiatan yang akan lakukan banyak sekali . Seluruh masyarakat dan pemerintah kabupaten kota se NTT juga akan merayakannya. Setiap kepala daerah diberi kebebasan untuk melakukan kegiatan sendiri untuk merayakan HUT NTT .

” Kegiatan HUT NTT yang akan dirayakan di pantai Purukambera, Sumba Timur juga pada saat yang bersamaan akan dirayakan oleh  oleh segenap stakeholder di NTT dengan caranya masing-masing. Ada yang mungkin yang melakukan bakti sosial, mengunjungi panti asuhan, membersikan pantai dari sampah plastik dan sejumlah kegiatan positif lainnya akan memberi dampak bagi masyarakat lainnya,” kata Marius.

Dijelaskannya lebih lanjut pelibatan seluruh elemen terkait HUT NTT memberi pesan tentang kolaborasi dan saling empati untuk membangun NTT Bangkit Menuju NTT Sejahterah.

” Seluruh kegiatan itu pesannya kita secara bersama membangun NTT secara bersama dan  membngun empati terhadap perubahan NTT bahwa kita mesti bangkit dan sejahtera,” paparnya.

Ia mengatakan Ide pembangunan yang telah dirumuskan oleh Gubernur harus di dukung dan digenjot agar memperoleh hasil yang positif terhadap kesejahteraan bagi masyarakat NTT.

Perayaan HUT yang akan dimeriahkan oleh Grup Band Slank itu kata Marius akan menjadi momentum untuk merefleksikan seluruh perjalanan pemerintahan Viktory Joss. Dia mengatakan dalam perjalanan pemerintahan Gubernur Viktor dan Wakil Gubernur Yosef Nae Soi telah melakukan berbagai terobosan positif dan membanggakan bagi masyarakat NTT.

“ untuk pengelolaan Taman Nasional Komodo, beliau bertarung dengan pemerintah pusat supaya pemerintah provinsi yang kelolah. Untuk apa? Supaya kita bisa tata untuk menjadi destinasi wisata premium. Pemasukan dari situ digunakan untuk kesejahteraan masyarakat NTT,” Jelasnya.

Dijelaskannya penataan itu akan mendatangkan pemasukan bagi daerah dengan nilai estimasi  600 Miliar dari sebelumnya yang hanya berkisar 24 miliar saja. Ia mengakui ide Gubernur itu sempat menuai polemik dari kalangan masyarakat NTT. namun kini dengan perjuangan dari Gubernur NTT, Taman Nasional Komodo sudah dikelolah bersama.

 

Pemprov NTT Luncurkan Beras Molas Lembor dan Buku Out Of The Box

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat

Pelaksana HUT NTT ini juga kan diisi dengan Peluncuran Beras Premium Molas Lembor dan Buku Out Of The Box. Selain itu juga akan ada peluncuran NTT Satu Data serta  peluncuran e-monev dan juga perhargaan secara simbolis kepada atlet dan masyarakat berprestasi yang mengharumkan nama NTT baik di tingkat nasional maupun internasional dan pameran kreatifitas lokal.

Pelaksanaan HUT NTT di Sumba Timur ini merupakan sebuah sejarah sejak Provinsi NTT berdiri di tahun 1958. Perayaan kali ini berbeda karena selama ini peringatan hari bersejarah bagi masyarakat NTT selalu diperingati setiap tanggal 20 Desember di Kota Kupang ibukota Provinsi NTT .

 

“HUT NTT ke-61 tahun 2019 merupakan hal pertama kali yang dilaksanakan diluar ibukota provinsi. Ini juga merupakan ide terbaik dari pak gubernur bahwa kita harus melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti ini ke daerah-daerah agar HUT NTT menjadi milik seutuhnya dan dirasakan oleh masyarakat NTT. Tidak hanya masyarakat di Kota Kupang saja tetapi bisa juga dirasakan oleh masyarakat di 21 kabupaten yang ada,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Doris Rihi belum lama ini di Kupang.

Dijelaskannya Peluncuran beras yang berkualitas premium dengan harga yang terjangkau akan diperkenalkan ke masyarakat menunjukkan bahwa NTT punya produk asli NTT. Dan ini merupakan produk unggulan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat NTT sendiri dibandingkan dengan harga beras premium lainnya.

Ia mengatakan agenda yang akan dilakukan selain upacara bendera , Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat akan berpidato   soal eksistensi pembangunan di NTT sejak tahun 1958 hingga sekarang ini. Selain itu juga penyampaian progres pembangunan yang telah dicapai oleh pemerintah NTT hingga saat ini.

Doris menjelaskan bahwa Ini merupakan upaya yang dicetuskan oleh Gubernur NTT agar kemeriahan perayaan ini tidak saja hanya di Ibukota Provinsi namun juga dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.

“Target kita dengan perayaan di daerah ini adalah untuk pengembangan ekonomi masyarakat, pariwisata, serta kerajinan tangan dalam bentuk tenunan,” lanjutnya

Perayaan HUT NTT rencananya akan dilaksanakan sejak tanggal 19-21 Desember 2019. Dengan perencanaan kegiatan yakni, 19 Desember ada Gala Dinner.

 

“Dalam perencanaan memang kami rencana mengundang beberapa Menteri dan Kedubes negara tetangga, serta tamu-tamu provinsi dan informasi sudah disampaikan kepada para Bupati/Walikota se-NTT untuk dapat hadir di Waingapu,” jelasnya.

Setelah itu, pada 20 Desember akan ada perayaan (upacara) dengan menggunakan motif daerah dan dilanjutkan dengan kegiatan pengembangan ekonomi inovasi dari Pemprov NTT, salah satunya yang masih direncanakan adalah peluncuran beras molas lembor.

Tanggal 21 Desember, lanjutnya, akan ada kegiatan kerja bakti bersama pada siang harinya dan malamnya akan ada konser.

“HUT NTT kali ini akan menghadirkan grup musik Slank yang juga merayakan ultah ke 36 yang juga sekaligus memeriahkan HUT NTT ke 61,” lanjutnya.

Sementara itu, Aba Maulaka, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi NTT mengatakan bahwa pemilihan daerah kabupaten sebagai tempat perayaan HUT NTT merupakan komitmen dari Gubernur NTT.

“Gubernur NTT punya komitmen untuk melakukan HUT NTT tahun ini di daerah, dan tahun-tahun yang akan datang juga akan dipilih kabupaten yang lain,” terangnya

Pertimbangan sosiologis memilih perayaan HUT di daerah, Jelasnya, adalah karena perayaan ini merupakan milik bersama masyarakat NTT.

“Dengan di laksanakan di waingapu, maka tentunya masyarakat disana akan merasakan kemeriahan HUT NTT,” tuturnya.

Selain itu juga dengan perayaan didaerah, tambahnya, akan sekaligus memberikan pemberdayaan ekonomi di daerah tempat perayaan HUT NTT ini.

“Karena tentunya akan ada kunjungan masyarakat ke acara tersebut sehingga secara langsung memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat di Sumba Timur,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah  NTT,  Ben Polo Maing  dalam rapat persiapan HUT NTT belum lama ini mengatakan perayaan HUT Provinsi NTT ke-61 akan dibuat lebih menarik dan lebih meriah dibandingkan pada perayaan yang lalu.

Ia mengatakan konsep perayaan HUT NTT kali ini lebih menonjolkan musik dan wisata. Jika sebelumnya lebih menonjol adalah formalitas acara HUT, Ben mengatakan pihaknya sudah melakukan perencanaan dan konsep yang lebih matang serta memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat setempat.

Hal itu kata Ben sesuai pesan dan tekad Gubernur,bahwa setiap event yang digelar harus memiliki dampak secara ekonomis bagi semua pihak khususnya masyarakat.( Advertorial Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

Pos terkait