Ende, Savanaparadise.com,- Ikatan Keluarga Ende Lio Sare (IKELS) Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukan kepedulian terhadap masyarakat pascagempa mengguncang Flores beberapa pekan lalu.
Diaspora asal Ende Lio ini kemudian berinisiatif melakukan penggalangan dana di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur agar bisa membantu sesama saudara di Flores yang tertimpah musibah bencana Gempa Bumi.
Setelah dananya terkumpul, IKELS lalu membagi dalam Empat tim, tersebar di Empat Kabupaten yang ada di Flores, diantaranya, Kabupaten Manggarai, Ngada, Nagekeo, dan Ende. Bantuan kemanusian yang di salurkan IKELS lebih menyasar ke kelompok rentan yakni, Lansia, Disabilitas, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Kabupaten Ende sendiri, Ratusan Paket Sembako telah disalurkan kepada kelompok rentan yang tersebar di sejumlah titik, baik di Kota Ende, maupun di wilayah pedesaan. Selain bantuan Sembako, Diaspora Ende Lio Sare juga membagikan Susu Kotak dan Makan Ringan kepada Anak-anak TK dan SD.
Susu Kotak dan Makanan Ringan tersebut dibagikan IKELS di TK St. Fransiskus Asisi Ndondo dan di SDK Loboniki, pada Selasa, (8/9/26). IKELS juga membagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan kepada Anak-anak saat menyalurkan bantuan Sembako..
Semua bantuan kemanusian ini disalurkan dan dibagikan secara langsung oleh Ketua IKELS, Quirinus Parwono Rasi. Sejauh ini, sudah Tiga hari IKELS berada di wilayah terdampak Gempa Flores demi kemanusian.
Kepada media, Ketua Ikatan Keluarga Ende Lio Sare (IKELS) menuturkan, bantuan berupa Susu Kotak dan Makanan Ringan yang dibagikan Keluarga Besar Ende Lio Sare tersebut demi mendorong dan menauport semangat belajar anak di tengah Gempa susulan yang masih terjadi.
“Mereka ini adalah generasi penerus bangsa dan dalam situasi semacam ini, selain Orang Tua, Bapak/Ibu Guru di sekolah, kehadiran pihak lain juga turut membantu, membangkit semangat belajar anak-anak”, tukas Quirinus yang juga adalah Kades Tepian Indah, Kutai Timur, Kaltim ini.
Quirinus mengaku senang, di masa tanggap darurat bencana seperti ini, Ia dan rekan-rekan lain, perwakilan keluarga besar IKELS yang diutus ke Empat kabupaten, ikut merasakan dan melihat langsung rumah-rumah penduduk roboh akibat Gempa.
Dia juga mengapresiasi pengabdian yang ditunjukan oleh para Guru di Flores, khusus wilayah terdampak bencana, di mana tetap mengutamakan pendidikan anak lewat kegiatan belajar mengajar di sekolah meski Gempa susulan masih terjadi.
“Tanggung jawab moral dan dedikasi luar biasa yang di tunjukan para Guru ini menurut kami layak untuk di apresiasi. Apalagi kita di Flores ini, terkhusus wilayah terdaampak Gempa, BMKG selalu menyampaikan himbauan untuk tetap hati-hati dan waspada karena gempa susulan masih terjadi. Ini bukan menakut-nakuti kita tetapi memang kondisi demikian. Pada hari ini Guru-guru kita di wilayah terdampak dengan gigih tetap mengajar anak-anak”, ujarnya.
Quirinus berharap badai bencana Gempa Bumi ini cepat berlalu agar Flores bisa pulih kembali sehingga semua masyarakat dapat menjalankan aktivitas seperti biasa tanpa ada rasa ketakutan dan waspada.
“Semoga sedikit bantuan kemanusian dari IKELSA ini, baik dalam bentuk Sembako, Susu Kotak, dan Makanan Ringan untuk anak-anak dapat meringankan beban semua keluarga kami yang ada di Flores”, ungkapnya.
Semenatara, Kepala Sekolah SDK Loboniki, Yofita Gaudensia Moi kepada media menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang berikan oleh IKELS kepada Siswa Siswi SDK Loboniki berupa Susu Kotak dan Makanan Ringan.
Dikatakan, di tengah situasi penuh kekhawatiran pancagempa mengguncang Flores, bantuan semacam ini menjadi penguat dan penyemangat bagi Anak-anak dalam belajar.
“Memang bantuannya terlihat sederhana namun dibaliknya memiliki makna paling dalam. Bantuan ini tidak sekadar memenuhi kebutuhan gizi mereka, melainkan juga menyampaikan pesan kasih sayang dan perhatian bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit ini”, ungkap Ibu Kepsek yang akrab disapa Ibu Densy ini.
Menurutnya, kepedulian dari Diaspora Ende Lio Sare menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dan gotong royong masih mengakar di tengah kehidupan masyarakat.
“Semoga kebaikan hati dari seluruh keluarga besar Ikatan Keluarga Ende Lio Sare yang ada di Kutai Timur- Kalimantan Timur senantiasa dicatat sebagai amal yang mulia, dan dibalas Tuhan Yang Maha Kuasa dengan berkat yang melimpah ruah”, pungkasnya.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










