Ende, Savanaparadise.com,- Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Ende, Didimus Toki merespons atas peristiwa dialami salah satu kadernya yakni, Iwan Kila yang diduga dipukul oleh Ketua DPRD Kabupaten Ende.
Ketua DPRD diduga pukul Iwan Kila diruang Paripurna DPRD Kabupaten Ende seusai Rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di skorsing. Peristiwa ini terjadi, pada Selasa, (1/9/26).
Buntut dari kejadian tersebut, Iwan Kila selaku korban kemudian melaporkan Ketua DPRD Ende ke pihak berwajib yakni Polres Ende.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita tentunya kembali melihat apa si sebenarnya terjadi, bagaimana kejadian itu bisa terjadi. Lalu saya selaku ketua DPC pasti akan berkoordinasi dengan tingakatan partai yang lebih di atas yakni DPD dan DPP.”, jelas Didimus saat ditemui media dihalaman Kantor DPRD Ende, Rabu, (2/9/26).
Didimus mengatakan, apabila proses penyelesaian ini dilakukan secara damai atau dengan cara lain (pengadilan-red), maka partai hanya terus mengikuti dan sebisa mungkin partai akan berusaha menjembatani agar persoalan ini dapat di selesaikan secara kekeluargaan.
Didimus membenarkan kalau IK telah melaporkan kasus ini ke Polisi. Meskipun begitu Didimus mengatakan bahwa laporan tersebut merupakan sikap pribadi korban.
Saat ditanya mengenai sikap partai, Didimus menyatakan dirnya akan terus mengikuti bagiamana perkembangan akan kasus ini sambil memberikan motivasi dan dukungan moril kepada korban.
“Tetapi mengenai sikap itu (buat laporan polisi-red) adalah sikap pribadi. Saya sudah melakukan pendekatan, sudah coba melihat ada terjadi semacam ada insiden yang mengakibatkan ada cedera di pipi”, ujar Didimus.
“Na, kalau untuk perdamian, itu saya tidak bisa pastikan karena itu sudah menyangkut dengan sikap pribadi”, tambahnya.
Penulis : Mateus Bheri
Editor : Tim Redaksi










