Hibahkan Tanah Bangun SMPN; Bupati Ende Apresiasi Untuk Mosalaki Tanah Nggesa

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai penyerahan sebidang tanah di Desa Nggesa (Foto: Mateus Bheri/SP)

Foto bersama usai penyerahan sebidang tanah di Desa Nggesa (Foto: Mateus Bheri/SP)

 

 

Ende, Savanaparadise.com,- Mosalaki Ria Bewa Tanah Nggesa, Karolus Karu menghibahkan sebidang tanah berukuran 2.500 meter persegi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Ende untuk pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Karol Nggesa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan sebidang tanah tersebut berlangsung di Batenduru, Desa Nggesa, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende yang di terima secara langsung oleh, Pj. Sekda Ende, Gabriel Dala, mewakili Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, Selasa, (14/7/2026).

Selain penyerahan tanah, dilaksanakan pula acara peletakan batu pertama SMPN Karol Nggesa, BUMDES Fongasama Nggesa, peletakan batu pertama dapur MBG 3T dari yayasan MNT FOUNDATION, milik Ibu Maria Magdalena, dan peletakan batu pertama Kopdes Merah Putih Desa Nggesa yang dilakukan oleh mosalaki tanah Nggesa, disaksikan oleh Pj. sekda Ende.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas P dan K kabupaten Ende, Venantius Minggu, beberapa Pimpinan OPD, para Mosalaki, Camat Detukeli, Kepala Desa Nggesa, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Ketua Panitia Pendiri SMPN Karol Nggesa, Ovansius Kaki dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan tanah tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat desa Nggesa demi mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing untuk semua anak-anak di Detukeli Ende.

Menurut Ovan Kaki, SMPN Karol Nggesa di bangun selain mengemban misi soal pendekatan pelayanan pendidikan bagi anak didik, lebih dari itu adalah bagaimana dapat menyerap tenaga kerja sekaligus mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah kecamatan Detukeli terkhusus Nggesa.

Karena itu, Dirinya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, Pemda Ende, Dinas P dan K, Mosalaki, pihak kecamatan, dan Kepala Desa Nggesa yang telah membantu dan mensuport sehingga seluruh tahapan dan proses pendirian SMPN Karol Ngesa dapat berjalan lancar.

Baca Juga :  Jalan Saga - Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, terkhusus Bupati dan wakil bupati Ende yang telah mendukung pendirian SMPN Karol Nggesa ini. Terima kasih juga untuk bapak-bapak Mosalaki, Camat Detukeli, dan Kepala Desa Nggesa yang telah mendukung untuk peletakan batu pertama ini. Terima kasih juga untuk bapak Karolus Karu yang peduli dengan pendidikan dan telah menghibahkan tanah untuk pembangunan SMPN Karol Nggesa”, tutur mantan Ketua GMNI Cabang Ende periode 2016-2018 ini.

“Kita berharap ke depan minimal sudah Plt. Kepala Sekolah agar bisa memimpin SMPN Karol Nggesa”, harapnya.

Sementara, Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda dalam sambutan yang dibacakan Pj Sekda Ende, Gabriel Dala menyampaikan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Mosalaki beserta seluruh masyarakat adat atas ketulusan hati menyerahkan tanah ini demi kepentingan pendidikan generasi penerus, juga penguatan Perekonomian di desa Nggesa.

Bupati menyatakan, kegiatan ini tidak sekadar penyerahan sebidang tanah, melainkan bagaimana semua pemangku kepentingan di daerah ini sedang meletakkan fondasi masa depan untuk Ende, NTT, dan Indonesia pada umumnya.

Dikatakan, tanah ini akan menjadi tempat bertumbuhnya ilmu pengetahuan, karakter, dan harapan bagi anak-anak dan di atas tanah ini akan lahir mimpi-mimpi besar, pemimpin masa depan, guru, tenaga kesehatan, petani yang inovatif, pengusaha, dan berbagai profesi yang akan membangun Ende, NTT dan Indonesia.

“Ingat: warisan yang paling berharga bukanlah tanah yang kita tinggalkan kepada anak-anak, tetapi pendidikan yang kita berikan kepada mereka. Tanah dapat menjadi bangunan, tetapi pendidikan akan membentuk manusia yang mampu membangun peradaban”, kata Bupati.

Baca Juga :  Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Bupati menyebut keputusan para Mosalaki hari ini menunjukkan bahwa adat dan pembangunan bukanlah dua hal yang bertentangan. Sebaliknya, tambah dia, adat menjadi kekuatan yang menuntun kemajuan.

“Nilai gotong royong, menuntun persaudaraan, dan pengorbanan demi kepentingan bersama adalah jati diri masyarakat Ende yang harus terus kita pelihara. Terkait dengan penyerahan tanah dan peletakan batu pertama Pembangunan sekolah Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan ini”, tegas Bupati.

Menurut Bupati, membangun sekolah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab semua pihak sehingga dirinya mengajak semua pihak untuk merawat sekolah tersebut dengan rasa memiliki agar kelak menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan cinta tanah kelahirannya.

“Kepada anak-anak yang kelak belajar di sekolah ini, saya ingin menyampaikan pesan: belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormatilah orang tua, guru, adat, dan budaya. Jadikan pendidikan sebagai jalan untuk mengubah kehidupan, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Ende”, pesan Bupati yang disampaikan Pj Sekda.

Bupati berharap semoga pengorbanan dan ketulusan para Mosalaki menjadi amal kebajikan yang membawa berkat bagi seluruh masyarakat dan semoga pembangunan clan Koperasi Dese Merah Putih SMP Negeri Karol Nggesa berjalan dengan lancar, memberikan manfaat yang besar, dan menjadi simbol persatuan antara pemerintah, masyarakat adat, dan seluruh warga Kabupaten Ende.

“Dengan semangat “Membangun Pendidikan, Menjaga Adat, Merawat Masa Depan,” marilah kita terus bergandengan tangan mewujudkan Ende yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan dalam spirit Ende Baru Untuk semua”, ajaknya sekali lagi.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Potret Infrastruktur Jalan Pantura Ende Cukup Memprihatinkan
Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, PA GMNI NTT Hijaukan Kawasan Mata Air Oelneneno Jelang Konferda II
Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 
Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT
Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal
Jalan Saga – Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI
Gandeng CIRMA, PA GMNI NTT Gelar Penghijauan dan Bagikan Alat Tulis untuk Anak Sekolah Sambut Konferda II*
DPRD Ende Nilai PT SGI Belum Maksimal Berkontribusi Untuk Daerah
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:36 WIB

Hibahkan Tanah Bangun SMPN; Bupati Ende Apresiasi Untuk Mosalaki Tanah Nggesa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:16 WIB

Potret Infrastruktur Jalan Pantura Ende Cukup Memprihatinkan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:56 WIB

Orang Muda di Ende Kritik Kebijakan Gubernur Soal Pembatasan Kendaraan Dalam Mengisi BBM Bersubsidi 

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:13 WIB

Alumni GMNI se-NTT Gelar Jalan Santai dan Bhakti Sosial Jelang Konferda II PA GMNI NTT

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:11 WIB

Jelang Peresmian TPA Al Amin di Ende, Yayasan Timur Bangkit Peduli Pelopori Khitanan Massal

Berita Terbaru