Bupati Badeoda Anggap Kritik dan Masukan Dari Masyarakat Adalah Dinamika Dalam Bernegara

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena yang didampingi Bupati, Yosef Benediktus Badeoda dan Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere memantau langsung operasi katarak di RSUD Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena yang didampingi Bupati, Yosef Benediktus Badeoda dan Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere memantau langsung operasi katarak di RSUD Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda menganggap kritik dan masukan adalah dinamika dalam bernegara dan berpemerintahan.

Hal ini dikatakan Bupati saat Dirinya bersama Wakil Bupati, Dominikus Minggu Mere mendampingi Gubernur NTT, Melki Laka Lena memantau langsung operasi Katarak di RSUD Ende, Senin, (1/6/26).

Bupati menegaskan pihaknya siap menerima kiritik dan masukan dari masyarakat karena baginya kritik dan masukan itu hal yang biasa dalam dinamika beernegara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi saya pikir biasa-biasa saja lah yang penting hari ini kita sukes melaksanakan kegiatan apel bendera peringatan Harla Pancasila 1 Juni 2026”, kata Bupati.

Baca Juga :  Diduga Pukul Anggota Dewan Dari Fraksi Hanura; Ketua DPRD Ende Dipoliskan

Bupati Badeoda mengaku senang karena peringatan Harla Pancasila kali ini, Ende kedatangan Mentri Sosial, Gubernur NTT, seluruh jajaran Sekjen dan Dirjen kementrian sosial.

“Jadi kita juga banyak di bantu dalam urusan operasi Katarak, Sekolah Rakyat, dan bantuan-bantuan lainnya. Jadi hari ini saya sangat bahagia, saya sangat bahagia Ende dapat kunjungan dari orang penting yang ada di Indonesia”, tukas Bupati Badeoda.

Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat agar terus membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

“Mari kita membumikan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan kita”, pesan Bupati.

Baca Juga :  Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende Tahun 2026 Tercatat 63 Kasus; 5 Orang Meninggal Dunia

Diketahui, Operasi Katarak bagi para Lansia dilakukan sejak, 31 Mei hingga 1 Juni 2026. Operasi Katarak merupakan program dari Kementrian Sosial. Para Lansia yang hadir merupakan perwakilan daro setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Ende.

Usai jamuan makan bersama dengan Mentri Sosial RI, Saifullah Yusuf di rumah jabatan Bupati Ende, Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena kemudian mengantar Mensos ke Bandara H. Hasan Aroeboesman.

Setelah itu, Gubernur NTT bersama Bupati dan Wakil Bupati dan rombongan lainnya bertemu langsung dengan para Lansia di RSUD Ende yang telah selesai melaksanakan operasi katarak. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati Ende sempat menyapa para Lansia.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Ende Anggarkan Miliaran Rupiah Untuk Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Tahun 2026
Terpilih Jadi Ketua PMKRI Ende Periode 2026/2027, Maria Regina Tipa: Pemimpin Perempuan Jaga Keseimbangan
227 Sekolah di Ende Terima Bantuan BTT Tenda Untuk Ruang Kelas Darurat; 70 Sekolah Sudah Terealisasi
Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende Tahun 2026 Tercatat 63 Kasus; 5 Orang Meninggal Dunia
Bupati Badeoda Lantik Gabriel Dala Jadi Sekda Ende; Minta Benahi Birokrasi Berbelit-Belit
Kunjungi Ende, Wamen PU Instruksikan Percepatan Tanggap Darurat Infrastruktur Air Minum Perumda Tirta Kelimutu
Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sempat Dikabarkan Batal Dibagikan ke KPM; 54 Ton Beras Rawan Pangan di Ende Disalurkan Secara Manual
Berita ini 63 kali dibaca