Gubernur NTT Dihujat Netizen Kurang Santun ,GMNI Kupang Ajak Bijak Bermedsos & Tidak Nilai Sepihak 

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Savanaparadise.com-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang menanggapi berbagai narasi yang berkembang di media sosial terkait video Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungannya melihat langsung infrastruktur di Kecamatan Amfoang Kabupaten Kupang Provinsi NTT

Ketua Cabang GMNI Kupang, Jacson Marcus, menilai bahwa potongan video dan hasil skrinsut foto yang beredar tidak dapat dijadikan dasar untuk memberikan penilaian sepihak terhadap sikap dan etika seorang pemimpin daerah saat berdiskusi bersama masyarakat.

“Publik sangat terburu-buru menyimpulkan sesuatu hanya berdasarkan potongan video dan hasil skrinsut semata. Kita harus melihat konteks secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujar Jacson Marcus.

Berdasarkan penjelasan dari berbagai pihak yang berada langsung di lokasi kegiatan, Gubernur NTT saat itu bukan sedang bermain handphone, melainkan sedang mencatat berbagai poin penting, aspirasi masyarakat, serta arahan yang disampaikan dalam dialog bersama masyarakat Amfoang dan Wakil Presiden RI.

Sebagai organisasi mahasiswa yang menjunjung tinggi objektivitas dan budaya kritis yang sehat, GMNI Kupang mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Potongan video berdurasi singkat dan hasil skrinsut sering kali tidak menampilkan konteks secara utuh sehingga dapat menimbulkan persepsi yang keliru di tengah publik.

Baca Juga :  Nilai proses Hukum Jonas Salean Cederai Prinsip Keadilan,IMM NTT akan Gelar Unjuk Rasa di Pengadilan & Kejaksaan Tinggi NTT.

“Kami melihat penggunaan perangkat digital untuk mencatat merupakan sesuatu yang wajar di era modern saat ini. Yang paling penting adalah keseriusan seorang pemimpin dalam mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” ucap Jackson

GMNI Kupang juga menilai bahwa langkah Gubernur NTT yang mencatat langsung berbagai persoalan masyarakat menunjukkan adanya perhatian terhadap kebutuhan rakyat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan persoalan-persoalan dasar yang disampaikan masyarakat Amfoang dalam kunjungan tersebut.

GMNI Kupang berharap masyarakat tidak membangun opini negatif tanpa memahami situasi secara menyeluruh. Ruang digital seharusnya menjadi ruang edukasi dan kontrol sosial yang sehat, bukan tempat membentuk penghakiman berdasarkan potongan informasi yang tidak utuh.ucap Ketua GMNI Kupang ini.

Penulis : Tim Redaksi (DD)

Berita Terkait

Produk OSOP SMKN 3 Kupang Dapat Apresiasi & Testimoni Positif Dari Sejumlah OPD Dikantor Gubernur NTT 
Logosi Institute & PT Filosi Selenggarakan  Filosi Competition Robotic Expo 2026, Kadis P&  K NTT Beri Apresiasi : Ini Langkah Strategis Dongkrak Kualitas SDM Dibidang Teknologi 
Jaga Netralitas Hakim, Komisi Yudisial NTT Pantau Persidangan Kasus Penyerobotan Tanah di Kelurahan Maulafa 
KPID NTT Silahturahmi Ke Balmon Kelas 1 Kupang ,KPID NTT Ajak Kerja Kolaborasi Awasi Lembaga Penyiaran 
Jonas Salean tersandung kasus pengalihan aset tanah ,IMM NTT Dukung penuh PN Kupang pegang teguh putusan yang telah inkracht
KI NTT Komitmen Jamin Hak Masyarakat Peroleh Informasi Publik, Sengketa Djafar Adam Vs BPN Mabar Segera Digelar 
Nilai proses Hukum Jonas Salean Cederai Prinsip Keadilan,IMM NTT akan Gelar Unjuk Rasa di Pengadilan & Kejaksaan Tinggi NTT.
UPTD Tekkomdik Luncurkan Peta Pendidikan NTT 2026 untuk Dasar Kebijakan Berbasis Data
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:32 WIB

Produk OSOP SMKN 3 Kupang Dapat Apresiasi & Testimoni Positif Dari Sejumlah OPD Dikantor Gubernur NTT 

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Gubernur NTT Dihujat Netizen Kurang Santun ,GMNI Kupang Ajak Bijak Bermedsos & Tidak Nilai Sepihak 

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:01 WIB

Jaga Netralitas Hakim, Komisi Yudisial NTT Pantau Persidangan Kasus Penyerobotan Tanah di Kelurahan Maulafa 

Senin, 18 Mei 2026 - 14:25 WIB

KPID NTT Silahturahmi Ke Balmon Kelas 1 Kupang ,KPID NTT Ajak Kerja Kolaborasi Awasi Lembaga Penyiaran 

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:01 WIB

Jonas Salean tersandung kasus pengalihan aset tanah ,IMM NTT Dukung penuh PN Kupang pegang teguh putusan yang telah inkracht

Berita Terbaru