Bupati Ngada Bertemu Gubernur NTT di Kupang, Apa Hasilnya? 

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com, – Sudah sepekan ketegangan Pemerintah Provinsi NT dan Bupati Ngada, Raymundus Bena, terkait polemik pengangkatan Sekda Ngada. Terkait hal itu, Emanuel Melkiades Laka Lena sudah menurunkan tim Inspektorat ke Ngada untuk memeriksa prosedur pelantikan Yohanes Capistrano Watu Ngebu yang dinilai mengabaikan posisi Gubernur NTT sebagai Wakil Pemerintah pusat di daerah.

Dihimpun dari berbagai sumber, Raymundus Bena dan Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu berada di kupang sejak tanggal 12/03/2026. Kehadiran mereka dikupang untuk bertemu Melki Laka Lena terkait silang sengkarut pelantikan Sekda Ngada.

Masih menurut sumber yang tak mau disebutkan namanya ini menjelaskan pertemuan membahas polemik Sekda Ngada sudah dilakukan. Pertemuan itu berlangsung di Rujab Gubernur NTT dan Hotel Harper.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait pertemuan itu belum diketahui apa hasilnya. Apakah masing-masing pihak bertahan pada posisi masing-masing, juga belum bisa dipastikan.

SP mencoba melakukan konfirmasi ke Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu. Bernadinus tidak membantah maupun membenarkan adanya pertemuan tersebut.

” Nanti biar pak Gub yang kasih keterangan pers bos, ” ujarnya Bernadinus ketika membalas pesan whatsapp, Sabtu, 14/03/2026.

Baca Juga :  Dr. Rudi Rohi Sebut Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Prosedur Lengkap Berpotensi Batal Demi Hukum 

Berikut Kronologis Pengangkatan Sekda Ngada (berdasarkan tanggal) yang dihimpun redaksi

22 April 2025, Bupati Ngada Raymundus menerbitkan Keputusan Bupati Ngada Nomor 189/KEP/HK/2025 tentang pengangkatan Yohanes Capistrano Watu Ngebu sebagai Penjabat Sekda Ngada.

23 April 2025 – 22 Juli 2025, Yohanes Capistrano Watu Ngebu menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekda Ngada selama tiga bulan.

29 Juli 2025, Masa jabatan Yohanes Capistrano Watu Ngebu sebagai Penjabat Sekda diperpanjang selama tiga bulan setelah Bupati Ngada mengajukan permohonan perpanjangan kepada Gubernur NTT dan disetujui.

8 Oktober 2025, Bupati Ngada mengajukan permohonan pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Ngada kepada BKN.

10 Oktober 2025, BKN memberikan persetujuan atas pelaksanaan seleksi terbuka tersebut.

8 November 2025, Panitia Seleksi (Pansel) menetapkan tiga peserta dengan nilai tertinggi hasil seleksi terbuka dan menyampaikannya ke BKN.

25 November 2025, BKN mengeluarkan rekomendasi terhadap hasil seleksi terbuka calon Sekda Ngada.

1 Desember 2025, Bupati Ngada mengirim surat kepada Gubernur NTT untuk berkoordinasi sekaligus memohon izin pelantikan Yohanes Capistrano Watu Ngebu sebagai Sekda definitif.

Baca Juga :  Darius Beda Daton : Kewenangan pengangkatan Sekda Ngada ada pada Bupati, Gubernur hanya Koordinasi 

27 Januari 2026, Hingga tanggal ini belum ada hasil komunikasi lanjutan dengan tiga kandidat, dan permohonan izin pelantikan Sekda dari Pemkab Ngada belum mendapatkan rekomendasi dari Gubernur NTT.

27 Februari 2026, Gubernur NTT melalui surat Nomor 800/61/BKD.3.2 menolak pengusulan satu nama calon Sekda dan meminta Bupati Ngada mengajukan tiga nama calon untuk dinilai secara komprehensif.

Pada saat yang sama diterbitkan keputusan pemberhentian Yohanes Capistrano Watu Ngebu sebagai Penjabat Sekda dan menunjuk Gerardus Reo sebagai Penjabat Sekda selama tiga bulan terhitung 26 Februari 2026 hingga dilantiknya Sekda definitif.

6 Maret 2026, Bupati Ngada tetap melantik

Yohanes Capistrano Watu Ngebu sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngada definitif.

6 Maret 2026, Gubernur NTT melalui BKD NTT memerintahkan Bupati Ngada untuk mencabut Keputusan Bupati nomor 168/kep/HK/2026 tentang pengangkatan Sekda tersebut paling lambat tujuh hari sejak surat ini diterima. Jika Bupati Ngada tidak dicabut SK tersebut, Ia terancam diberhentikan sementara***

Penulis : Tim Redaksi (DD)

Berita Terkait

Dr. Rudi Rohi Sebut Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Prosedur Lengkap Berpotensi Batal Demi Hukum 
Berbeda Dengan Akademisi, Ketua STN NTT Tegaskan Pelantikan Wajib Persetujuan Gubernur
Gubernur NTT Tunggu Hasil Inspektorat, Polemik Pelantikan Sekda Ngada Bisa Berujung Sanksi
Pengamat Politik UNWIRA :Bupati Ngada punya wewenang angkat Sekda sesuai UU Pemda, Namun harus penuhi prosedur sistem merit UU ASN.
Darius Beda Daton : Kewenangan pengangkatan Sekda Ngada ada pada Bupati, Gubernur hanya Koordinasi 
Dukung program MBG di NTT,UMKM S.W Supplier Panen Raya hasil Pertanian di Kab.Kupang
Polemik Sekda, Sam Haning Minta Yos Rasi Jangan Sulut Emosi Gubernur vs Bupati Ngada
Dasar Hukumnya Keliru!” Pakar Undana Bongkar Kajian Umbu Rudi Soal Sekda Ngada
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:55 WIB

Bupati Ngada Bertemu Gubernur NTT di Kupang, Apa Hasilnya? 

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:48 WIB

Dr. Rudi Rohi Sebut Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Prosedur Lengkap Berpotensi Batal Demi Hukum 

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:42 WIB

Gubernur NTT Tunggu Hasil Inspektorat, Polemik Pelantikan Sekda Ngada Bisa Berujung Sanksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:02 WIB

Pengamat Politik UNWIRA :Bupati Ngada punya wewenang angkat Sekda sesuai UU Pemda, Namun harus penuhi prosedur sistem merit UU ASN.

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:54 WIB

Darius Beda Daton : Kewenangan pengangkatan Sekda Ngada ada pada Bupati, Gubernur hanya Koordinasi 

Berita Terbaru